Terkait data penemuan lokasi 34 titik potongan-potongan bagian pesawat tersebut, BPPT sudah berkoordinasi dengan KNKT. Selanjutnya data 34 titik tadi diteruskan kepada tim penyelam untuk melakukan penyisiran secara detail dalam radius 53 m.
Menindaklanjuti data lokasi 34 potongan bagian pesawat tersebut, personil TNI Angkatan Laut terus melakukan penyelaman, dengan memprioritaskan pada 2 titik yang diduga bagian ekor dan cockpit pesawat.
Hingga Kamis (14/1) tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 239 human body remain, 40 material kecil dan 33 material besar pesawat.
Hasil temuan obyek pencarian tersebut merupakan akumalasi operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182 hingga hari ke-6, Kamis (14/1) pukul 20.00 WIB.
Tambahan signifikan itu didapat pada pelaksanaan operasi SAR Kamis di mana obyek pencarian dievakuasi oleh KN Karna Basarnas, KP Pelatuk Polairud, Bakamla RI, RIB-03 Basarnas dan KRI Tjiptadi.
Suluruh obyek pencarian tersebut setelah ditindaklanjuti tim DVI (Disaster Victim Identification) terurai menjadi 98 human body remain. Sementara tim KNKT mengurai 9 material pesawat besar dan 5 material kecil.
“Cuaca hari ini (Kamis, 14/1) cukup bagus. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan, yang terlibat dalam operasi ini, mulai dari unsur TNI, Polri, Bakamla, KPLP, dan semuanya yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu,” kata Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito saat konferensi pers di Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok.





Komentar tentang post