Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Beban Kerja Memori Terlalu Berat Salah Satu Penyebab Mahasiswa Cemas Saat Ujian Skripsi

redaksi
23 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Literasi dan Sastra untuk Kemajuan Bangsa

Zulkifli Tanipu, MA, Ph.D. FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Masalahnya, working memory atau memori kerja manusia memiliki kapasitas terbatas. Otak tidak mampu memproses terlalu banyak informasi secara bersamaan, kata Zulkifli.

Ketika beban informasi melebihi kapasitas tersebut, kemampuan berpikir dan berbahasa mulai terganggu.

Akibatnya, mahasiswa kesulitan menyusun jawaban, kehilangan alur bicara, atau bahkan terhenti sama sekali.

“Faktor lain yang tak kalah penting adalah kecemasan. Saat gugup, fokus mahasiswa bergeser dari isi jawaban ke ketakutan akan penilaian penguji,” kata Zulkifli.

”Pikiran seperti takut salah, takut dianggap tidak kompeten, atau takut tidak mampu menjawab justru memperparah kondisi mental dan memperlambat proses berpikir. Dalam keadaan seperti ini, otak bekerja kurang optimal, sehingga kemampuan berbicara ikut menurun.”

Wawancara dengan sejumlah mahasiswa menunjukkan bahwa pertanyaan mendadak menjadi salah satu pemicu kecemasan terbesar. Meski telah belajar dengan sungguh-sungguh, pertanyaan yang datang secara tiba-tiba sering membuat mahasiswa merasa tidak siap.

Tekanan semakin meningkat ketika penguji mengharapkan jawaban cepat, sementara mahasiswa membutuhkan waktu untuk menyusun respons yang terstruktur.

Para dosen mengakui bahwa durasi ujian yang singkat dan ritme tanya jawab yang cepat dapat menghambat mahasiswa dalam menampilkan kemampuan terbaiknya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Psikologi KognitifSkripsiUNGUniversitas Negeri GorontaloZulkifli Tanipu PhD
Bagikan240Tweet150KirimKirim
Previous Post

Mengolah Sorgum Menjadi Mi Bebas Gluten

Next Post

5 Dosen UNG Terima Surat Keputusan Gelar Guru Besar

Postingan Terkait

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

18 Juni 2026
BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

18 Juni 2026

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Next Post
5 Dosen UNG Terima Surat Keputusan Gelar Guru Besar

5 Dosen UNG Terima Surat Keputusan Gelar Guru Besar

TERBARU

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Unesa dan UNG Bahas Dampak Program Revolusi Mental di Gorontalo

Kongres IUCN, Pemerintah Jerman Investasi 17 juta Euro Untuk Pariwisata Berkelanjutan

Ini Cara Penerapan Metode Statistika Analisis Runtun Waktu

Program SMART-Fish Beri Keuntungan Bagi Pembudidaya Ikan

Gempa Pesisir Pantai yang Mengguncang Poso Akibat Sesar Tokoraru

Ikan Nike Bukan Endemik Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.