Senin, Agustus 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bibit Siklon Tropis 92P Terletak di Selatan Barat Daya Merauke

redaksi
22 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Bibit Siklon Tropis 91W Berkembang di Samudra Pasifik Barat

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Bibit Siklon Tropis 92P (Tropical Low 18U) saat ini terletak di selatan barat daya Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Kamis (22/1).

Sistem ini berkembang di Teluk Teluk Carpentaria, Australia, dan ber bergerak menuju Semenanjung Cape York, kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia.

Terdapat beberapa skenario potensial panduan perkembangan sistem ini. Menurut Biro Meteorologi,  beberapa mempertahankan 18U di Teluk Carpentaria bagian timur dan bergerak perlahan ke selatan dan berkembang.

Model lainnya, sistem ini lebih lemah di atas daratan atau bergerak ke Laut Koral.

18U memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis mulai Jumat dan seterusnya, kata Biro Meteorologi.

92P saat ini terletak di dekat Australia utara di Teluk Carpentaria. Sistem ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, kata Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Menurut JTWC sistem ini mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 30 km per jam (15 knot).

Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1008 hPa (hektopaskal).

Tags: Bureau of Meteorology AustraliaJTWCMeraukeTeluk Carpentaria
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Bumi M5,4 Guncang Teluk Tomini

Next Post

Gempa Bumi M5,4 di Teluk Tomini Berasosiasi dengan Aktivitas Zona Penunjaman Sulawesi

Postingan Terkait

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

24 Agustus 2026
Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

24 Agustus 2026

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG Perkuat Pendampingan Mahasiswa

Gempa Bumi M 5,4 di Teluk Tomini Akibat Deformasi Batuan Dalam Lempeng, Mekanisme Pergerakan Naik

Next Post
Gempa Bumi M5,4 Guncang Teluk Tomini

Gempa Bumi M5,4 di Teluk Tomini Berasosiasi dengan Aktivitas Zona Penunjaman Sulawesi

TERBARU

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

AmsiNews

REKOMENDASI

Cegah Virus Corona, Masuk Natuna Periksa Kesehatan dan Karantina

Indikator Sosial Ekonomi Perlu Didorong untuk Monitoring Tuna

PBB: Korban Gempa Dahsyat Myanmar Bertambah Menjadi 2000 Orang Tewas

Akhir Maret Masih menunjukkan La Nina Lemah di Indonesia Tengah dan Timur

Penyu Hijau Naik ke Pantai Malalayang Manado

ISKINDO: Sektor Kelautan Terpukul Biaya Logistik Udara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.