Sabtu, Mei 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Biogeografi Ikan di Kawasan Segitiga Terumbu Karang

redaksi
30 Januari 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Ikan Matahari, Spesies Endemik Halmahera

Ikan matahari, Pseudochromis matahari, salah satu spesies endemik di Halmahera. FOTO: GR ALLEN

Darilaut – Biogeografi adalah ilmu tentang pola distribusi dan keanekaragaman spesies serta keterkaitannya antar proses biologi-ekologi, evolusi dan kejadian-kejadian geologis yang saling mendukung dalam skala ruang dan waktu (Abrar, 2011).

Menurut Posadas et al., (2006) biogeografi memberikan gambaran sebaran dan distribusi suatu spesies yang akan memberikan penguatan terhadap mekanisme spesiasi.

Randall (1998) menyatakan bahwa biogeografi dapat menjelaskan kekayaan spesies ikan yang ada di wilayah Indo-Pasifik yang di antaranya termasuk Laut Cina Selatan dan Kawasan Segitiga Terumbu Karang yang terdiri atas 13.000 pulau di Indonesia, 7.000 pulau di Filipina dan terbentang sampai ke Solomon Island.

Beberapa teori telah dikembangkan untuk menjelaskan alasan mengapa ikan di wilayah ini memiliki biodiversitas ikan yang tinggi dari sudut pandang biogeografis. Salah satu teori menurut (Randall, 1998), meliputi:

Stabilitas temperatur air laut selama periode glasial

Tingkat kepunahan pada biota lebih tinggi pada wilayah yang berada di lokasi lintang tinggi terutama pada perairan yang dipengaruhi oleh arus dengan suhu dingin, sedangkan bagian wilayah perairan yang berada dekat dengan ekuator memiliki temperatur yang stabil.

Struktur geologis

Luas wilayah Hindia Timur yang termasuk di dalamnya adalah wilayah segitiga terumbu karang, dengan luas antara 20° LU – 10° LS dan 95° BT – 160° BB tergolong sangat besar, sehingga sejalan dengan teori bahwa semakin besar area, semakin kecil kemungkinan terjadi kepunahan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BiogeografiBiogeografi ikanCoral TriangleTerumbu Karang
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Ilmuwan MIT Petakan Zona Mati Terbesar di Samudera Pasifik

Next Post

Kekayaan Minerba Belum Meningkatan Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan

Postingan Terkait

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

30 Mei 2026
Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

30 Mei 2026

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Next Post
Pengelolaan Limbah Abu Batubara

Kekayaan Minerba Belum Meningkatan Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan

Komentar tentang post

TERBARU

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

AmsiNews

REKOMENDASI

Dosen UNG Suleman Bouti Raih Gelar Guru Besar Sosiolinguistik Ortografi

UNDP: Kapal Listrik Tenaga Surya Solusi Bagi Nelayan Kecil

Gletser Penting Bagi Ekosistem Bumi

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Ilmu Geomitologi Dalam Konteks Kebencanaan

Suara Calon DPR RI DKI Jakarta II Menggelembung Lebih Dari 12 Juta di Sirekap

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.