Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

BMKG Terus Menambah Peralatan di Labuan Bajo dan Pulau Komodo

redaksi
17 Februari 2020
Kategori : Berita
0
Labuan bajo

Labuan Bajo. FOTO: IRDHAM AWIE

Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus menambah peralatan untuk menunjang Pariwisata di Labuan Bajo dan Pulau Komodo.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, seluruh peralatan yang terpasang sangat vital untuk memperkuat Sistem Pemantauan dan Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-hidrometeorologi (gempabumi, tsunami, gelombang tinggi dan cuaca ekstrem), sehingga potensi bencana geohydrometeorologi dapat dimitigasi secara tepat dan lebih dini.

Peralatan tersebut antara lain, Radar Meteorologi Maritim, Automatic Weather Observing System (AWOS) dan Sensor Seismic (Seismograph). Radar Meteorologi Maritim terpasang sejak tahun 2018. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi arus dan ketinggian gelombang ataupun tsunami yang berpotensi terjadi di sekitar Pelabuhan Labuan Bajo.

Peralatan AWOS untuk memberikan informasi cuaca terkait take off dan landing pesawat di Bandar Udara Komodo. Alat ini terpasang sejak tahun 2015. Kemudian Sensor Seismic untuk memberikan informasi terkait gempabumi dan tsunami, terpasang sejak tahun 2019.

Selain penyiapan peralatan monitoring dan sistem peringatan dini, penguatan pemahaman terhadap cuaca dan iklim serta potensi bahayanya, juga dilakukan melalui program sosialisasi bagi para nelayan dan pemilik kapal-kapal wisata. Hal ini agar lebih memahami terhadap fenomena cuaca dan iklim yang dapat mempengaruhi aktivitas mereka di laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGcuaca maritimLabuan Bajo
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

KPLP Awasi pemasangan dan pengaktifan AIS di Kapal

Next Post

17 Februari 1674, Gempa dan Tsunami Dahsyat di Ambon

Postingan Terkait

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

18 September 2026
Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

18 September 2026

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Next Post
Rumphius

17 Februari 1674, Gempa dan Tsunami Dahsyat di Ambon

Komentar tentang post

TERBARU

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Waspada Pasang Laut 14 Juni dan 14 Juli

Indonesia Kirim Bantuan Logistik dan Peralatan untuk Korban Gempa Myanmar

Kesalahan Umum yang Dilakukan Siswa Saat Memparafrasekan Tugas

Video Serial Ekspedisi Pinisi, 136 Hari Menempuh Rute Indonesia Timur

Pantau Tutupan Lahan dan Kapal Laut, Satelit LAPAN-A4 Akan Diluncurkan Akhir 2022

Gambar Pertama First Deep Field Webb

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.