Penerimaan masyarakat menjadi faktor kunci. Inovasi teknologi harus hadir sebagai solusi yang melengkapi, bukan menggantikan secara sepihak sistem yang sudah ada, kata Daud.
Selain itu, inovasi kapal pengolah sampah ini juga berkontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim melalui pengurangan emisi gas rumah kaca dan pengendalian pencemaran di ekosistem pesisir. Dengan pendekatan terpadu, teknologi ini diharapkan mampu mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah kepulauan.
BRIN mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat implementasi teknologi ini, baik dengan pemerintah daerah, pelaku industri, maupun masyarakat.
Dengan dukungan yang tepat, kapal pengolah sampah berpotensi menjadi model solusi pengelolaan sampah bagi wilayah pesisir dan pulau kecil di Indonesia.




