Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bukan Ikan Salmon, Sidat Ternyata Memiliki Nilai Gizi Tertinggi

redaksi
18 November 2025
Kategori : Berita
0
Overfishing, Ini 10 Lokasi Larangan Penangkapan Ikan Sidat di Indonesia

Ikan sidat. FOTO: KKP

Darilaut – Ikan sidat menjadi salah satu sumber daya perikanan yang memiliki potensi ekonomi strategis di Indonesia. Apalagi ikan sidat ternyata memiliki nilai gizi tertinggi.

“Selama ini, kita selalu mengira salmon yang paling tinggi, ternyata sidat justru memiliki nilai gizi tertinggi,” kata Peneliti Ahli Utama, Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Gadis Sri Haryani, dalam seminar “Penguatan Tata Kelola dan Hilirisasi Industri Sidat Sebagai Dasar Perumusan Kebijakan Nasional Perikanan Berkelanjutan”, di Kampus Unpad, Jatinangor, pada Kamis (13/11).

Gadis mengatakan di antara salmon, sidat, dan gabus, ikan sidat memiliki kandungan omega-3 (DHA dan EPA) tertinggi, serta kaya vitamin A, vitamin B kompleks, zat besi, protein, kalori, dan fosfor.

DHA (asam dokosaheksaenoat) berperan penting dalam perkembangan dan fungsi otak. Sementara EPA (asam eicosapentaenoat) membantu mengurangi peradangan dan menjaga kesehatan jantung.

Karena itu, menurut Gadis, pendekatan pengelolaan berkelanjutan dan berbasis sains (science-based management) dapat mengurangi eksploitasi berlebih yang dapat mengancam populasi ikan sidat di masa mendatang.

Gadis menjelaskan bahwa ikan sidat termasuk biologi kritis, yaitu siklus hidup katadromus. Katadromus artinya ketika telur dan menetas di laut menjadi leptocephalus atau larva yang unik, memiliki bentuk pipih, transparan, dan seperti daun serta tidak punya kemampuan berenang.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BRINKatadromusSidat
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Ikut Memeriahkan Hari Kesehatan Nasional

Next Post

Bibit 97S di Laut Timor Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Postingan Terkait

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

18 September 2026
Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

18 September 2026

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Next Post
Bibit Siklon Tropis 92S Saat Ini Bergerak di Selatan Jawa Timur

Bibit 97S di Laut Timor Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

TERBARU

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Siklon Sangat Parah Tej Akan Mendarat di Timur Yaman

Pesan WMO, Risiko Kesehatan Akan Meningkat Akibat Suhu Panas

Berkas Perkara Kapal yang Diduga Muat BBM Ilegal Rampung

Gempa yang Mengguncang Bitung M7,6 Berpotensi Tsunami

Mayat yang Diduga Awak Kapal Lintas Timur Ditemukan di Perairan Bolubung

Harga Rumput Laut Eucheuma di Rote Rp 20 Ribu Per Kg

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.