Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cara Ilmuwan Griffith University Perkirakan Umur Gambar Cadas 67.800 Tahun di Pulau Muna

redaksi
26 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Cara Ilmuwan Griffith University Perkirakan Umur Gambar Cadas 67.800 Tahun di Pulau Muna

Ahli arkeologi dan geokimia dari Griffith University dan Southern Cross University, Prof. Maxime Aubert saat menyampaikan pertanggalan gambar cadas tertua dalam acara konferensi pers di Gedung BJ Habibie Jakarta, Kamis (22/1). FOTO: BRIN

“Jika lapisan itu berada di atas lukisan, maka itu memberi kita usia minimum. Artinya lukisan setidaknya setua lapisan tersebut. Jika lapisannya berada di bawah, itu memberi usia maksimum,” kata Prof. Maxime.

Prof. Maxime juga menjelaskan kemajuan teknologi yang digunakan timnya. Metode lama penanggalan uranium biasanya mengharuskan sampel dibawa ke laboratorium dan diproses secara kimia menjadi bubuk.

Kini, tim menggunakan teknologi ablasi laser. “Kami mengambil inti sampel sangat kecil, sekitar lima milimeter, menembus lapisan pigmen. Kemudian kami mengarahkan laser untuk memetakan uranium dan thorium,” ujarnya.

Dengan laser, peneliti dapat memetakan usia di banyak titik dalam satu sampel. Kami bisa menghitung usia di sini, di sini, dan di sini. Usia makin muda ke arah permukaan. Titik yang paling dekat dengan pigmen itulah usia minimum lukisan, kata Prof. Maxime.

Dari pemetaan itu, salah satu sampel di Pulau Muna menunjukkan lapisan berusia sekitar 71,6 ± 3,8 ribu tahun, yang memberikan batas usia minimum sebesar 67.800 tahun bagi cap tangan di Liang Metanduno. Ini berarti lukisan di bawahnya setidaknya setua umur tersebut.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BRINGriffith UniversityProf. Maxime AubertPulau MunaSitus Leang Metanduno
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Peneliti Farmasi UNG Kembangkan Terapi Luka Bakar Bahan Tanaman Nanas dan Kombinasi Biota Laut

Next Post

Prediksi Kondisi Iklim Musiman Global Februari-Maret-April 2026

Postingan Terkait

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

8 November 2026
Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

8 November 2026

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Next Post
Prediksi Kondisi Iklim Musiman Global Februari-Maret-April 2026

Prediksi Kondisi Iklim Musiman Global Februari-Maret-April 2026

TERBARU

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Protokol Normal Baru Jadi Acuan Pelaku Pariwisata

Bibit Siklon Tropis 99S Tumbuh di Laut Banda

Masuk Jaring, Nelayan Indonesia Lepas Lima Lumba-lumba Hidung Botol

Membahas Maleo di Hari Lingkungan Hidup

KKP Siapkan Juknis Monitoring Hiu Paus

Mengatasi Dampak Cuaca Estrem di Tahun 2025

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.