Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Kamera Jebakan untuk Memantau Maleo di Tangkoko

redaksi
16 Juni 2020
Kategori : Konservasi, Laporan Khusus
0
Kamera Jebakan untuk Memantau Maleo di Tangkoko

Burung maleo saat berada di lokasi peneluran di Tangkoko yang diambil dengan menggunakan kamera jebakan atau camera trap. FOTO: EPASS TANGKOKO

Darilaut – Para peneliti maupun pegiat konservasi maleo tidak selamanya bisa berada di dalam suatu lokasi, seperti habitat tempat bersarang.

Untuk menjembatani permasalahan ini, digunakan kamera jebakan atau camera trap.

Peralatan foto yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi satwa yang sedang dipelajari atau populasi di satu lokasi ini sangat penting untuk memantau konservasi kehidupan liar.

Camera trap atau kamera jebakan, sudah lama dikenal sebagai alat monitoring yang efektif dan hasil yang lebih akurat. Alat ini sangat membantu dalam upaya konservasi satwa liar.

Peralatan camera trap dilengkapi sensor gerak dan sensor panas (termal). Selama dipasang ditempat yang tepat, sensor langsung aktif saat ada pegerakan atau suhu berbeda dengan lingkungan di area cakupan sensor.

Hasil dari kamera jebakan dapat menjadi bukti kuat keberadaan maleo atau satwa liar lainnya di alam.

Dengan menggunakan kamera jebakan, manfaat yang diperoleh, hasil pengamatan dapat diperoleh terus menerus sepanjang peralatan yang dipasang menunjang. Seperti baterei. Bila baterei tidak berfungsi, segera dilakukan penggantian dengan yang baru.

Menuut Protected Area Specialist Enhancing Protected Area System in Sulawesi (EPASS) Tangkoko, Edyson Maneasa, untuk memperoleh hasil monitoring keberadaan satwa ini di alam, sejak 2019 telah dipasang camera trap di Tangkoko. Kamera jebakan berada didekat lokasi peneluran burung maleo.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Burung MaleoKonservasiMacrocephalon maleoTangkoko
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Upaya Konservasi Hiu Buaya

Next Post

Bom Ikan di Togean, Balai dan Polres Tojo Una-una Patroli Gabungan

Postingan Terkait

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

5 Agustus 2026
Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

30 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Bom Ikan di Togean, Balai dan Polres Tojo Una-una Patroli Gabungan

Bom Ikan di Togean, Balai dan Polres Tojo Una-una Patroli Gabungan

Komentar tentang post

TERBARU

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit 99S Akan Berkembang Menjadi Siklon Tropis di Samudra Hindia Selatan Indonesia

Manfaat dan Tantangan Penggunaan WhatsApp Group dalam Organisasi

Kontak Awal dan Akhir Gerhana Matahari di Sejumlah Kota di Indonesia

Mahasiswa UNG Meraih Tiga Medali Dalam Kompetisi Pekan Seni Nasional

Hari Lingkungan Hidup, Penting Untuk Mencegah Bencana Akibat Perubahan Iklim

Topan Toraji Akan Mendarat di Pulau Luzon Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.