Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cuaca Ekstrem Paling Banyak Terjadi di Asia

redaksi
23 Mei 2023
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Nalgae Mempengaruhi Hampir 1 Juta Warga Filipina

Badai Tropis Parah Nalgae (Paeng) membawa hujan deras yang menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Filipina. FOTO: Philippine Coast Guard

Antara tahun 1970 dan 2021, wilayah tersebut menyumbang 46% dari kerugian ekonomi yang dilaporkan di seluruh dunia.

Amerika Serikat sendiri mengeluarkan US$1,7 triliun, terhitung 39% dari kerugian di seluruh dunia dalam 51 tahun.

Sebagian besar kerugian ekonomi yang dilaporkan dikaitkan dengan bencana terkait badai, dan lebih khusus lagi, akibat siklon tropis.

Sementara di Eropa tercatat sebanyak 1.784 bencana yang menyebabkan 166.492 kematian dan kerugian ekonomi US$ 562,0 miliar.

Tahun 1970 dan 2021, Eropa menyumbang 8% kematian yang dilaporkan di seluruh dunia.

Temperatur ekstrem adalah penyebab utama kematian yang dilaporkan dan banjir adalah penyebab utama kerugian ekonomi.

Di Pasifik Barat Daya ada 1.493 bencana akibat cuaca, iklim, dan air. Peristiwa ini mengakibatkan 66.951 kematian dan kerugian ekonomi US $ 185,8 miliar. Siklon tropis adalah penyebab utama kematian.

Menurut WMO becana di Amerika Selatan sebanyak 943 yang dikaitkan dengan cuaca, iklim, dan air. Banjir menyumbang 61%. Kejadian ini mengakibatkan 58.484 kematian dan kerugian ekonomi US $ 115,2 miliar.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: AsiaCuaca EkstremOrganisasi Meteorologi DuniaPerubahan IklimSiklon TropisWorld Meteorological Organization
Bagikan3TweetKirimKirim
Previous Post

Cuaca Ekstrem Menyebabkan Lebih Dua Juta Kematian

Next Post

Siklon Tropis Penyebab Utama Kematian di Bumi

Postingan Terkait

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

16 Juni 2026
Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

16 Juni 2026

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Next Post
Badai Siklon Terbentuk di Teluk Benggala

Siklon Tropis Penyebab Utama Kematian di Bumi

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Bahari Indonesia Terbakar di Laut Jawa

Siklon Tropis Taliah Masih Bergerak di Tenggara Kepulauan Cocos (Keeling)

Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Memiliki Bagan Pemisahan Alur Laut

4748 kg Impor Ikan Ilegal Masuk Lewat Batam

Ocean Eye, Teknologi Fintech untuk Wisata Bahari di Kawasan Konservasi

Dosen Kesehatan Masyarakat UNG Jelaskan Penyakit Akibat Polusi Udara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.