Sabtu, Juni 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cuaca Ekstrem, Puluhan Ribu Warga Mengungsi Karena Banjir di Australia

redaksi
18 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Banjir di Queensland Menewaskan 6 Orang

Banjir di Queensland, Australia. FOTO: WEATHERZONE.COM.AU

Darilaut – Dalam tiga minggu terakhir, puluhan ribu warga Australia mengungsi dari rumah mereka karena banjir dahsyat melanda bagian timur negara itu.

Beberapa daerah mengalami banjir terparah dalam beberapa dasawarsa, saat hujan deras menenggelamkan daerah pemukiman, memutus saluran listrik dan menyebabkan air di waduk meluap. Hal ini mengakibatkan kerusakan puluhan juta dolar.

Perdana Menteri New South Wales Dominic Perrottet mengatakan banjir ini sebagai “peristiwa sekali dalam seribu tahun.”

Namun para ahli mengatakan perubahan iklim memicu peningkatan cuaca ekstrem di seluruh Australia, seperti kebakaran hutan, banjir, dan kekeringan lebih sering terjadi.

Sebuah laporan yang diterbitkan bulan lalu oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) dan GRID Arendal memperkirakan bahwa kebakaran hutan akan menjadi lebih sering dan intens. Secara global kebakaran akan meningkat 50 persen di akhir abad ini.

Kebakaran hutan membuat lahan tandus, yang menyebabkan peningkatan limpasan dan banjir, kemudian kekeringan.

Ahli Adaptasi Perubahan Iklim UNEP Alvin Chandra, mengingatkan ini adalah tren yang terjadi di seluruh dunia. Banyak negara tidak siap.

Mengutip Unep.org (17/3), Chandra mengatakan para ilmuwan memiliki pandangan yang sama bahwa banjir ekstrem menjadi lebih umum di Australia. Hal ini dapat dikaitkan dengan lautan lebih hangat dan meningkatkan jumlah uap air yang bergerak dari laut ke atmosfer.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: AustraliaCuaca EkstremGelombang Panas LautIPCCPerubahan Iklim
Bagikan12Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lowongan Hakim Adhoc Pengadilan Perikanan

Next Post

Mengakses Data Penginderaan Jauh Melalui Layanan Copernicus

Postingan Terkait

Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

13 Juni 2026
Ikan napoleon

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

13 Juni 2026

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Korban Tewas Gempa Sarangani 47 Orang, Rumah Rusak 12.641

Banjir Melanda Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango

Next Post
MyOcean, Aplikasi Gratis Data Kondisi Laut

Mengakses Data Penginderaan Jauh Melalui Layanan Copernicus

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

AmsiNews

REKOMENDASI

Balai Konservasi Sulawesi Selatan Gagalkan Peredaran Burung Dilindungi

Wisata Ubur-Ubur di Togean dan Kakaban

Indonesia Komitmen Kurangi 70 Persen Sampah Plastik

Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 9 Desember

5,6 Juta Relawan Indonesia Ikut World Cleanup Day, Terbesar di Dunia

Belum Ada Kepastian Pemulangan Nelayan Filipina yang Hanyut di Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.