Dulu, di sekitar Tambora sangat mudah untuk menemukan rusa. Hewan ini layaknya ternak, yang sangat mudah didapati di kawasan tersebut.
Biasanya hanya ditemukan jejak kaki, kotoran (feses), garukan ranggah, atau bekas makanannya saja.
Penutupan kawasan karena pandemi Covid-19 telah mengurangi aktivitas manusia di dalam kawasan. Sehingga satwa dapat beraktivitas tanpa terganggu dengan kehadiran manusia.
Meski demikian satwa ini masih tetap sensitif, mereka menampakkan diri jauh di seberang bukit.
Perburuan rusa di habitatnya masih terus terjadi. Pada 6 Oktober 2020, petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Bandara Sultan Babulah Ternate bersama dengan staf perhubungan mengamankan 3 pasang tanduk Rusa (Cervus timorensis) di bagian X-Cargo Bandara Sultan Babulah Ternate.
Tanduk Rusa tersebut dikemas dengan kardus rokok, dengan alamat pengirim dari Desa Gela, Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Tanduk rusa ini akan dibawa ke Desa Landih, Kabupaten Bangli, Bali.





Komentar tentang post