
Ketam Tapak Kuda termasuk “fosil hidup”. Spesies ini termasuk salah satu yang bertahan dari kepunahan massal di bumi, ratusan juta tahun lalu.
Satwa ini, memiliki darah biru yang sesungguhnya. Hidupnya lebih banyak di kawasan mangrove.
Dalam bahasa Inggris spesies ini disebut Horseshoe crab. Bahasa lokal untuk satwa ini biasa disebut Mimi atau Belangkas.
Bentuk tubuhnya mirip ikan pari, dengan ekor memanjang. Ketam tapak kuda memiliki 10 mata.
Dalam dunia kedokteran, darah Tachipleus gigas sangat berharga karena digunakan untuk bahan penguji endotoksin dan dapat mendiagnosis penyakit. Darahnya yang biru berisi hemosianin, yang mahal harganya.
Harga yang mahal ini membuat ketam tapak kuda rawan diselundupkan.*





Komentar tentang post