Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

17 Hari di Sungai yang Penuh Buaya, Paus Bungkuk Kembali ke Laut lepas

redaksi
22 September 2020
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
17 Hari di Sungai yang Penuh Buaya, Paus Bungkuk Kembali ke Laut lepas

Paus bungkuk yang masuk hingga 20 kilometer di hulu sungai yang dipenuhi buaya di Taman Nasional Kakadu tampak sehat. FOTO: KAKADU NATIONAL PARK VIA ABC.NET.AU

Darilaut – Seekor paus bungkuk (humpback whale) yang mengejutkan para ilmuwan saat ditemukan 20 kilometer di hulu sungai yang dipenuhi buaya di Taman Nasional Kakadu (Kakadu National Park) Australia, akhirnya kembali ke laut lepas. Paus ini melakukan perjalanan epik selama 17 hari.

Para ahli melacak kemajuan paus yang dijuluki “The Kakadu Humpback”, sembilan kilometer dari Teluk Van Diemen.

Abc.net.au melansir, ilmuwan Pemerintah Northern Territory, Dr Carol Palmer, mengatakan penampakan itu merupakan berita yang menggembirakan.

“Kami sangat senang, karena itu mencapai titik di mana pasang surut menyebabkan kami menjadi lebih dari sedikit khawatir,” kata Palmer kepada Radio ABC Darwin.

Menurut Palmer, telah disusun rencana B dan C untuk mengeluarkan paus dari sungai sebelum penampakan.

Paus Bungkuk ini bagian dari kelompok yang berjumlah tiga individu yang ditemukan sekelompok ahli ekologi laut yang sedang memancing di sungai pada 2 September lalu.

Dua dari paus itu kemudian kembali ke laut, dan satu terus menuju ke hulu.

Petistiwa ini pertama kali terjadi dalam sejarah yang tercatat bahwa paus bungkuk terlihat 20 kilometer di hulu sungai di Kakadu.

Tim ilmuwan mengatakan kekhawatiran mereka meningkat pada hari Jumat ketika melihat paus di perairan yang sangat dangkal.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: AustraliaHumpback whalesKiller WhalePaus Bungkuk
Bagikan7Tweet2KirimKirim
Previous Post

Puting Beliung Merusak 17 Rumah Warga di Singkawang

Next Post

270 Paus Pilot Terdampar di Pantai Barat Tasmania

Postingan Terkait

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

14 Mei 2026
Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Next Post
270 Paus Pilot Terdampar di Pantai Barat Tasmania

270 Paus Pilot Terdampar di Pantai Barat Tasmania

Komentar tentang post

TERBARU

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

AmsiNews

REKOMENDASI

Terancam Punah, PBB Delakrasi Hari Internasional Macan Tutul Arab

Ditemukan 9 Spesies Ikan Nike di Perairan Gorontalo

Hasil Tangkapan Benih Sidat di Cilacap dan Kebumen Meningkat

Mahasiswa KKN UNG-UGM Desa Olimoo’o Menggelar Kuliner Olahan Hasil Perikanan

Pushidrosal Survei di Selat Karimata

Untuk Mereka yang Pergi Terlalu Cepat dalam Tugas Pengabdian

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.