Mitos 7: Model Iklim Tidak Bisa Diandalkan
Mereka yang skeptis terhadap perubahan iklim telah lama berpendapat bahwa model komputer yang digunakan untuk memproyeksikan perubahan iklim tidak dapat diandalkan dan bahkan tidak akurat.
Namun IPCC, otoritas ilmiah terkemuka di dunia mengenai perubahan iklim, mengatakan bahwa selama beberapa dekade pengembangan, model-model ini secara konsisten memberikan “gambaran yang kuat dan jelas” mengenai pemanasan global.
Sementara itu, studi tahun 2020 yang dilakukan Universitas California menunjukkan bahwa sebagian besar model pemanasan global akurat. Studi ini mengamati 17 model yang dihasilkan antara tahun 1970 dan 2007 dan menemukan 14 di antaranya sangat mirip dengan observasi.
Mitos 8: Kita Tidak Perlu Khawatir Mengenai Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca
Beberapa negara dan komunitas dapat beradaptasi terhadap kenaikan suhu, penurunan curah hujan, dan dampak perubahan iklim lainnya. Tapi banyak yang tidak bisa.
Negara-negara berkembang di dunia secara kolektif membutuhkan antara US$215 miliar hingga US$387 miliar per tahun untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim, namun hanya memiliki akses terhadap sebagian kecil dari jumlah tersebut, menurut Laporan Kesenjangan Adaptasi terbaru UNEP.
Bahkan negara-negara kaya pun akan kesulitan untuk menanggung biaya adaptasi, yang dalam beberapa kasus memerlukan tindakan radikal, seperti menggusur komunitas rentan, merelokasi infrastruktur penting, atau mengubah makanan pokok.




