Senin, Mei 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dikenal 2295 Tahun Lalu, Ini Catatan Peristiwa Komet Halley

redaksi
7 Mei 2022
Kategori : Berita
0
Dikenal 2295 Tahun Lalu, Ini Catatan Peristiwa Komet Halley

Pada tahun 1986, pesawat ruang angkasa Eropa Giotto menjadi salah satu pesawat ruang angkasa pertama yang menemukan dan memotret inti komet, melewati dan menggambarkan Halley saat menjauh dari Matahari. GAMBAR: Halley Multicolor Camera Team, Giotto Project, ESA/SOLARSYSTEM.NASA.GOV

Darilaut – Mengawali pekan pertama di bulan Mei tahun ini, pemandangan langit malam dan dinihari dihiasi meteor Eta Aquarid.

Puncaknya pada tanggal 5, 6 dan 7 Mei terjadi hujan meteor Eta Aquarids yang dapat disaksikan di banyak tempat di Bumi, termasuk di Indonesia.

Inilah kepingan Komet Halley. Komet ini memiliki dimensi 16 x 8 x 8 kilometer.

Satu pecahan komet ini dapat disaksikan puncaknya pada 20 Oktober, setiap tahun. Meteor ini dikenal dengan sebutan Orionid.

Halley, komet paling terkenal—telah terlihat, dikenal dan diamati ribuan tahun lalu. Setidaknya komet ini sudah tercatat sejak 2295 tahun yang lalu.

Para astronom telah menghubungkan penampilan komet ini dengan pengamatan yang berusia lebih dari 2.000 tahun.

Laporan tentang komet Halley, menurut Laboratorium Propulsi Jet NASA, telah tercatat setidaknya pada 273 SM (Sebelum Masehi).

Satu tahun setelah Julius Caesar dibunuh di Roma, kronik komet ini kembali terlihat di Bumi pada 43 SM.

Di masa lalu, komet tersebut juga hadir dan ditampilkan dalam sebuah panel permadani Bayeux Tapestry.

Catatan peristiwa saat itu merujuk pada kronik penaklukan Norman atas Inggris, seperti ditulis Space.com dan Solarsystem.nasa.gov.

Permadani Bayeux yang terkenal itu, menceritakan pertempuran Hastings pada tahun 1066.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: AstronomiEdmond HalleyKomet HalleyMeteor Eta AquaridsMeteor Orionid
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

92B dan 90S Berpotensi Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Next Post

Ini Keunggulan Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo

Postingan Terkait

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

25 Mei 2026
Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

25 Mei 2026

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Ukuran Kuda Laut yang Dapat Ditangkap Minimal 10 cm dan Tidak Bunting

Musim Badai Atlantik dan El Nino

Next Post
Ini Keunggulan Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo

Ini Keunggulan Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo

Komentar tentang post

TERBARU

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 92W Bergerak di Utara Teluk Cendrawasih

Gelombang Pasang di Anyer dan Lampung Selatan, Satu Meninggal 11 Luka-luka

Sepekan Terakhir, Terjadi Banjir di Sumatera dan Jawa

Mengenal Produksi Garam di Pulau Sumba

200 Rumah dan 5 Jembatan Rusak Akibat Banjir Bandang di Pulau Siau

Topan Francisco Mengarah ke Selatan Jepang, Emong di Filipina Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.