Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dokumentasi Paus Pembunuh “Menyerang” Kapal Pesiar Selama 2 Jam

redaksi
17 Oktober 2020
Kategori : Berita, Orca
0
Dokumentasi Paus Pembunuh “Menyerang” Kapal Pesiar Selama 2 Jam

2 Paus pembunuh (Orca). FOTO: ISTOCK/NEWSWEEK.COM

Melansir Noonsite.com, dalam pertemuan bersama para ahli, peneliti, dan organisasi lingkungan beberapa waktu lalu, diingatkan kembali mengenai keberadaan paus orca, terutama dari sisi konservasi.

Para ahli biologi telah mempertimbangkan berbagai hipotesis tentang perubahan perilaku paus pembunuh di perairan Spanyol.

Kemunculan paus pembunuh di sepanjang pantai Galicia adalah hal biasa. Selama ini, kelompok paus pembunuh ini tidak pernah tinggal begitu lama atau berinteraksi dengan manusia.

Namun, insiden paus pembunuh dengan sejumlah kapal di perairan Spanyol masih membingungkan para peneliti dan ahli cetacea.

Ahli biologi Cristina Martín yang telah bertahun-tahun mempelajari cetacea besar ini setiap tahun, sebelum pergi ke utara, muncul di Selat Gibraltar untuk memangsa tuna.

Hasil pengamatan, paus pembunuh terbiasa berenang didekat kapal penangkap ikan. Paus pembunuh ini memangsa ikan, sementara para nelayan juga membawa hasil tangkapannya ke kapal.

Menurut Martín, paus pembunuh tersebut menemukan dengan penangkapan ikan ini mereka tidak lagi mengejar tuna yang berenang untuk jarak jauh.

Hal lain yang dikaitkan dengan perubahan perilaku paus pembunuh ini adalah pandemi Covid-19. Penguncian atau karantina di masa pandemi Covid-19, tidak menimbulkan kebisingan di laut.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Killer WhalePaus Pembunuh Menyerang KapalPortugalSpanyol
Bagikan19Tweet11KirimKirim
Previous Post

Anggota Serikat Awak Kapal Perikanan Sulawesi Utara Wajib Memiliki Sertifikat Keahlian

Next Post

Kapal Ikan Berbendera Vietnam Ditangkap di Natuna Utara

Postingan Terkait

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

14 Mei 2026
Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Next Post
Kapal Ikan Berbendera Vietnam Ditangkap di Natuna Utara

Kapal Ikan Berbendera Vietnam Ditangkap di Natuna Utara

Komentar tentang post

TERBARU

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

AmsiNews

REKOMENDASI

Kebijakan Regional Kunci Utama Perlindungan Laut

Intensifikasi Badai Beryl Sangat Cepat, IPCC: Proporsi Siklon Tropis Meningkat Akibat Perubahan Iklim

Kronologi Kapal Kargo Lintas Timur Tenggelam di Banggai Laut

Indonesia Berada di Pusaran Perdagangan Satwa Liar Dunia

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Taliabu

Rumput Laut Baik Bagi Tubuh

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.