Minggu, September 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dunia Baru Saja Melewati Januari Terpanas Saat Peristiwa La Nina

redaksi
16 Februari 2025
Kategori : Berita, Iklim
0
Dunia Baru Saja Melewati Januari Terpanas Saat Peristiwa La Nina

Anomali dan Peristiwa Iklim Signifikan Januari 2025. GAMBAR: NOAA/WMO

Darilaut – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mencatat dunia baru saja mengalami Januari terpanas.

Meski terjadi peristiwa La Nina –yang biasanya memiliki efek pendinginan sementara– di bulan Januari 2025, kondisi ini lebih hangat dari Januari 2024, ketika ada peristiwa El Nino.

Rekor panas ini berdasarkan kumpulan data internasional terkemuka dari Layanan Perubahan Iklim Copernicus (Copernicus Climate Change Service)  dan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (US National Oceanic and Atmospheric Administration – NOAA).

Dalam siaran pers WMO (14/2), beberapa peristiwa hujan lebat mempengaruhi Brasil selatan pada bulan Januari, yang menyebabkan banjir, tanah longsor, dan kerusakan yang meluas.

Di Jawa Tengah, Indonesia, hujan lebat menyebabkan sungai meluap dengan banjir dan tanah longsor yang menyebabkan korban jiwa.

Daerah dengan kondisi yang lebih kering dari rata-rata mencakup sebagian besar Amerika Serikat (AS) yang berdekatan membentang ke selatan ke Meksiko dan sebagian Amerika Tengah.

Daerah lain dengan curah hujan di bawah rata-rata termasuk Eropa tenggara melalui Asia barat daya dan tengah serta sebagian Asia Tenggara dan Timur Jauh Rusia, dan sebagian besar Australia.

Sebaliknya, menurut WMO, daerah dengan kondisi Januari yang lebih basah dari rata-rata membentang dari bagian Eropa barat ke Eropa timur laut melalui wilayah barat laut dan tengah Asia ke Cina timur dan wilayah tenggara Rusia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Copernicus Climate Change ServiceLa NinaNOAASuhu PanasWorld Meteorological Organization
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ada La Nina di Bulan Januari, Dunia Tetap Panas

Next Post

Bibit Siklon Tropis 93W Berkembang Dekat Natuna

Postingan Terkait

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

20 September 2026
Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

20 September 2026

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Next Post
Bibit 90W dan 91W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Bibit Siklon Tropis 93W Berkembang Dekat Natuna

TERBARU

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari ini Penenggelaman 51 Kapal Ikan Asing

Badai Tropis Trami Menyebabkan 115 Orang Tewas dan Hilang di Filipina

Sepanjang Tahun Tuna Sirip Kuning Bermunculan di Teluk Tomini

Kekayaan Minerba Belum Meningkatan Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan

Dosen UNG Soroti Program Kampung Nelayan Merah Putih

Survei Korea-Indonesia MTCRC Dukungan untuk Kebijakan Wilayah Laut Cirebon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.