Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dunia Baru Saja Melewati Januari Terpanas Saat Peristiwa La Nina

redaksi
16 Februari 2025
Kategori : Berita, Iklim
0
Dunia Baru Saja Melewati Januari Terpanas Saat Peristiwa La Nina

Anomali dan Peristiwa Iklim Signifikan Januari 2025. GAMBAR: NOAA/WMO

Darilaut – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mencatat dunia baru saja mengalami Januari terpanas.

Meski terjadi peristiwa La Nina –yang biasanya memiliki efek pendinginan sementara– di bulan Januari 2025, kondisi ini lebih hangat dari Januari 2024, ketika ada peristiwa El Nino.

Rekor panas ini berdasarkan kumpulan data internasional terkemuka dari Layanan Perubahan Iklim Copernicus (Copernicus Climate Change Service)  dan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (US National Oceanic and Atmospheric Administration – NOAA).

Dalam siaran pers WMO (14/2), beberapa peristiwa hujan lebat mempengaruhi Brasil selatan pada bulan Januari, yang menyebabkan banjir, tanah longsor, dan kerusakan yang meluas.

Di Jawa Tengah, Indonesia, hujan lebat menyebabkan sungai meluap dengan banjir dan tanah longsor yang menyebabkan korban jiwa.

Daerah dengan kondisi yang lebih kering dari rata-rata mencakup sebagian besar Amerika Serikat (AS) yang berdekatan membentang ke selatan ke Meksiko dan sebagian Amerika Tengah.

Daerah lain dengan curah hujan di bawah rata-rata termasuk Eropa tenggara melalui Asia barat daya dan tengah serta sebagian Asia Tenggara dan Timur Jauh Rusia, dan sebagian besar Australia.

Sebaliknya, menurut WMO, daerah dengan kondisi Januari yang lebih basah dari rata-rata membentang dari bagian Eropa barat ke Eropa timur laut melalui wilayah barat laut dan tengah Asia ke Cina timur dan wilayah tenggara Rusia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Copernicus Climate Change ServiceLa NinaNOAASuhu PanasWorld Meteorological Organization
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ada La Nina di Bulan Januari, Dunia Tetap Panas

Next Post

Bibit Siklon Tropis 93W Berkembang Dekat Natuna

Postingan Terkait

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

6 November 2026
KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Next Post
Bibit 90W dan 91W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Bibit Siklon Tropis 93W Berkembang Dekat Natuna

TERBARU

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemerintah Kota Gorontalo Membahas Perda Pernyertaan Modal

Puncak Musim Topan di Filipina Juli – Oktober, Paling Banyak Kejadian Siklon Tropis di Dunia

Badai Tropis Hilary Masih Membawa Hujan Deras dan Angin Kencang

Ketua Umum AMSI: Kembali ke Lapangan untuk Bikin Berita

Produk Beraroma Pemicu Kecanduan Merokok

Langit Bulan Mei, Jupiter dan Mars Makin Dekat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.