Potensi tersebut dinilai perlu didukung melalui kebijakan pengelolaan yang berbasis data, terintegrasi lintas sektor, dan berorientasi pada keberlanjutan agar mampu memperkuat agenda Ekonomi Biru sekaligus mitigasi perubahan iklim.
Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Masyarakat (OR TKPEKM) BRIN, Agus Eko Nugroho, menjelaskan bahwa sumber daya laut merupakan kekayaan bersama yang harus dikelola secara bijaksana demi menjamin keberlanjutannya bagi generasi mendatang.
Menurut Agus, tantangan utama pengelolaan laut saat ini adalah menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan pelestarian lingkungan.
“Kita harus sadar bahwa sumber daya laut adalah common property yang harus dikelola dengan kearifan tinggi,” kata Agus saat membuka webinar ELABORASI #22, seperti dikutip dari Brin.go.id.
”Tantangan utama kita saat ini adalah bagaimana menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan pelestarian lingkungan agar pemanfaatan hasil laut tetap berkelanjutan dan tidak menjadi beban bagi generasi mendatang.”
Doddy M. Yuwono dari Direktorat Atlas dan Penggunaan Informasi Geospasial, Badan Informasi Geospasial (BIG), menekankan pentingnya ketersediaan data geospasial yang akurat, terstandar, dan interoperabel sebagai dasar pengambilan keputusan.




