Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

El Nino Akan Berubah Menjadi La Nina

redaksi
5 Juni 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Februari Berakhir Dengan Panas Ekstrem

Kondisi panas di bulan Februari 2024 melanda berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. FOTO: DARILAUT

Darilaut – Akhir tahun ini, El Nino diperkirakan akan berubah menjadi La Nina. Peristiwa El Nino tahun 2023 dan 2024, turut memicu lonjakan suhu global dan cuaca ekstrem di seluruh dunia, kini menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Laporan terbaru Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), kemungkinan kondisi La Nina akan kembali terjadi pada akhir tahun ini.

Dalam siaran pers WMO, prakiraan terbaru dari WMO Global Producing Centers of Long-Range Forecasts memberikan peluang yang sama (50%) baik untuk kondisi netral maupun transisi ke La Nina selama Juni-Agustus 2024.

Peluang kondisi La Nina meningkat hingga 60% selama Juli-September dan 70% selama bulan Agustus-November. Saat ini, kemungkinan terjadinya kembali El Nino dapat diabaikan.

La Nina mengacu pada pendinginan suhu permukaan laut dalam skala besar di Samudera Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur, ditambah dengan perubahan sirkulasi atmosfer tropis, yaitu angin, tekanan, dan curah hujan.

Dampak dari setiap peristiwa La Nina bervariasi tergantung pada intensitas, durasi, waktu terjadinya La Nina, dan interaksi dengan bentuk variabilitas iklim lainnya.

Di banyak lokasi, terutama di daerah tropis, La Nina menimbulkan dampak iklim yang berlawanan dengan El Nino.

Namun, peristiwa iklim yang terjadi secara alami seperti El Nino Southern Oscillation (ENSO) kini terjadi dalam konteks perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia, yang meningkatkan suhu global, memperburuk cuaca dan iklim ekstrem, serta berdampak pada curah hujan musiman dan pola suhu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: El NinoENSOLa NinaPerubahan IklimWorld Meteorological Organization
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kabupaten Gorontalo Masih Menyumbang Inflasi y-on-y Tertinggi

Next Post

Debunking, Membongkar Delapan Mitos Tentang Perubahan Iklim

Postingan Terkait

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

17 April 2026
Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

17 April 2026

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

Next Post
Semua Bentuk Pencemaran Pelanggaran Terhadap Hak Asasi Manusia

Debunking, Membongkar Delapan Mitos Tentang Perubahan Iklim

TERBARU

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

AmsiNews

REKOMENDASI

Heboh, Penyelam Masuk Mulut Paus

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Laut dan Vegetasi Pesisir Mampu Menyerap 25 Persen Emisi Karbon

Baca Berita Virus Corona, Wajar Bila Panik dan Takut

KPU Kabupaten Gorontalo Rakor Perdana Pemutakhiran Daftar Pemilih

Waspadai Gelombang Tinggi Dampak Siklon Tropis 99S

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.