Peristiwa itu memiliki arti penting karena menunjukkan bahwa gagasan tentang Indonesia tidak lahir hanya dari pusat-pusat kekuasaan kolonial atau kota-kota besar yang selama ini mendominasi historiografi nasional. Di berbagai daerah, termasuk Gorontalo, semangat kebangsaan bertumbuh dari pengalaman yang khas, dari denyut kehidupan lokal yang kemudian menjelma menjadi bagian dari cita-cita bersama bernama Indonesia, kata Apriadi.

Tanda-tanda bangunan bersejerarah itu akan dibongkar sudah Nampak sejak Mei tahun lalu. Pohon tua yang berada di samping Kantor Pos Kota Gorontalo atau rumah jawatan yang berada di Jalan 23 Januari Kelurahan Ipilo, yang memiliki nilai penting secara historis telah ditebang.
Tidak banyak warisan bernilai sejarah yang ada di Kota Gorontalo. Salah satunya, pohon tua yang berada di samping Kantor Pos Kota Gorontalo.
Di dekat pohon tua itu, di halaman Kantor Pos menyimpan nilai sejarah yang dikenal sebagai tempat peristiwa 23 Januari.

23 Januari 1942, tercatat sebagai tanggal bersejarah yang hingga kini dikenal sebagai Hari Patriotik atau Hari Proklamasi Gorontalo.
Pohon tua yang menjadi saksi bisu perjalanan waktu di pusat Kota Gorontalo yang menyimpan beragam peristiwa. Pohon tua bukan hanya memiliki nilai sejarah, akan tetapi ada warisan budaya dan nilai estetik



