Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

FAO dan UKIP Fasilitasi Pengelolaan Bersama Ikan Teri di Raja Ampat

redaksi
15 Oktober 2021
Kategori : Berita
0
FAO dan UKIP Fasilitasi Pengelolaan Bersama Ikan Teri di Raja Ampat

Ikan teri (puri). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Food and Agricultural Organization of the United Nations (FAO) dan Universitas Kristen Papua (UKIP) Sorong memfasilitasi sosialisasi kesepakatan pengelolaan bersama perikanan puri (teri) di Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat. Kegiatan ini bertempat di Balai Pertemuan Kampung Harapan Jaya pada Selasa (5/10).

Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah setempat dan masyarakat nelayan pemanfaat perikanan puri serta perwakilan dewan adat ini dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Raja Ampat yang diwakili Auleman Ambafen, selaku Kepala Seksi Sarana dan Prasarana.

Kepala Dinas Perikanan Raja Ampat dalam sambutannya mengatakan pemerintah Kabupaten Raja Ampat mendukung sepenuhnya inisiatif pengelolaan bersama perikanan puri di Misool Selatan.

Hal ini untuk memastikan keberadaan sumberdaya ikan tersebut tetap tersedia untuk penghidupan masyarakat dan juga untuk tetap menjaga keseimbangan ekologi perairan di Misool Selatan.

Menurut Ketua Tim Pelaksana Proyek UKIP-FAO, Dr Stephanus Mandagi, pengelolaan perikanan puri di Misool Selatan sudah menjadi keharusan mengingat keberadaan ikan puri yang berpotensi hilang akibat tangkap lebih yang terjadi dalam 4 dekade terakhir.

Dari hasil kajian yang dilakukan daln 3 tahun terakhir terungkap bahwa stok perikanan puri menunjukan tanda-tanda pemanfaatan yang tidak berkelanjutan. Ikan puri yang ditangkap pada bagan-bagan di wilayah Misool Selatan mulai berada di bawah batas ratio potensi pemijahan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: FAOikan teriRaja Ampat
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

BMKG: Literasi Kebencanaan Harus Diperkuat

Next Post

Sektor Transportasi Berperan Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Postingan Terkait

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

20 Oktober 2026
Penangkapan Tidak Berkelanjutan, 10 Tahun Lagi Ikan Nike Menghilang di Perairan Gorontalo

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

20 Oktober 2026

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Next Post
Ini Kode Etik Pelaut Indonesia

Sektor Transportasi Berperan Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

AmsiNews

REKOMENDASI

El Niño Mengubah Warna Lautan

Batas ZEE Indonesia – Vietnam Masih Proses Perundingan

296 Orang Tewas Karena Gempa Bumi Dahsyat di Maroko

BKKPN Kupang Usut Kapal Pesiar Lego Jangkar di Kawasan Konservasi

Kemenko Kemaritiman Segera Meluncurkan Buku Putih Diplomasi Maritim

Fosil Kerang Langka Ditemukan dalam Keadaan Hidup

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.