Sabtu, Agustus 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Fenomena Upwelling Berkah Bagi Nelayan Indonesia

redaksi
23 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Fenomena Upwelling Berkah Bagi Nelayan Indonesia

Upwelling. GAMBAR: BRIN

Hasil analisis data menunjukkan bahwa keberadaan lapisan termoklin (thermocline) yang terangkat ke atas selama proses upwelling menjadi indikator utama dalam memetakan daerah penangkapan ikan.

Riset ini berhasil mengidentifikasi bahwa wilayah Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara merupakan habitat krusial bagi migrasi dan pemijahan ikan ekonomis penting, termasuk Tuna Sirip Biru Selatan (Southern Bluefin Tuna), Cakalang, dan Tuna Mata Besar.

Selain itu, riset mencatat bahwa sinergi antara Angin Timuran dan fenomena El Niño dapat memperkuat intensitas upwelling, yang secara langsung berdampak pada pelonjakan stok ikan pelagis.

Fenomena ini berimplikasi bagi sektor perikanan. Menurut Widodo fitoplankton diduga akan mulai berkembang pada April-Mei 2026, mulai melonjak pada Juni 2026, dan puncaknya di Juli-Agustus 2026.

Prediksi ini akan menarik keberlimpahan ikan pelagis kecil seperti lemuru di Selat Bali. “Dinamika laut ini sangat dipengaruhi oleh variabilitas iklim. Jika El Niño 2026 terjadi, potensi penguatan upwelling tidak hanya di selatan Jawa, tetapi juga meluas ke wilayah perairan Indonesia lainnya,” ujar Widodo.

Kajian riset tersebut juga menegaskan bahwa dengan meningkatnya risiko kekeringan, yang panjang akibat El Nino, yang mengancam ketahanan pangan dari sumber darat, kemungkinan bisa digantikan oleh sumber pangan dari laut.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: El NinoMusim KemarautermoklinUpwellingWidodo S. Pranowo
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Eskalasi Perang AS-Israel vs Iran Meningkat, Saling Serang Fasilitas Nuklir

Next Post

WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang, Lautan Terus Menghangat

Postingan Terkait

Gempa Dahsyat NTT, BMKG Mencatat Gelombang Tsunami Tiba di 10 Titik Pesisir

Gempa Dahsyat NTT, BMKG Mencatat Gelombang Tsunami Tiba di 10 Titik Pesisir

15 Agustus 2026
IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT M 7,7 Bersumber Dari Aktivitas Flores Back-Arc Thrust

15 Agustus 2026

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan, Dua Orang Meninggal Dunia di Sikka

Sejak tahun 1950 Tercatat 37 Gempa Bumi Kuat di Dekat NTT

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT Berakhir

Tsunami Akibat Gempa Dahsyat NTT Capai Sulawesi, Terdeteksi di Bau-Bau, Bulukumba dan Kolaka

Gempa Dahsyat NTT Akibat Sesar Naik, USGS: 1,5 Juta Orang Diperkirakan Merasakan Guncangan Kuat

Next Post
WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang, Lautan Terus Menghangat

WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang, Lautan Terus Menghangat

TERBARU

Gempa Dahsyat NTT, BMKG Mencatat Gelombang Tsunami Tiba di 10 Titik Pesisir

Gempa Dahsyat NTT M 7,7 Bersumber Dari Aktivitas Flores Back-Arc Thrust

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan, Dua Orang Meninggal Dunia di Sikka

Sejak tahun 1950 Tercatat 37 Gempa Bumi Kuat di Dekat NTT

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT Berakhir

AmsiNews

REKOMENDASI

Warga Australia Nakhoda Kapal Yacht Dirampok di Perairan Sumatera Selatan

ISKINDO: Potensi Laut Bisa Bayar Utang Negara

Gempa 7,1 SR Guncang Kepulauan Talaud

Tiga Kapal Penangkap Ikan Taiwan Kandas di Terumbu Karang Mauritius

Trip 4, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia Menuju Maluku

Cegah Covid-19, Saat Sandar ABK Tetap di Atas Kapal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.