Minggu, Oktober 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gelombang Panas dan Suhu Tinggi Mengancam Kehidupan Muda

redaksi
9 Agustus 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Gelombang Panas Melanda India

Data GEOS-5 hasil Modeling dan Asimilasi Global di GSFC NASA. GAMBAR: NASA Earth Observatory/JOSHUA STEVENS

Darilaut – Sebelum dievakuasi karena Topan Khanun, peserta Jambore Pramuka Dunia ke-25 Saemangeum, Jeollabuk-do, Republik Korea, menghadapi gelombang panas.

Lebih dari 43 ribu peserta Jambore Pramuka tersebut adalah Pramuka muda. Organisasi Gerakan Pramuka Dunia atau World Organization of the Scout Movement (WOSM) telah meminta agar tuan rumah dan pemerintah Korea menjadikan kesehatan dan keselamatan para peserta sebagai prioritas utama.

Menurut UN Children’s Fund (UNICEF) atau Dana Anak-anak PBB gelombang panas dan suhu tinggi mengancam kehidupan muda di Asia Selatan.

Dalam siaran pers Un.org tiga perempat anak-anak di Asia Selatan telah terpapar suhu tinggi yang ekstrem dibandingkan dengan hanya satu dari tiga anak secara global. UNICEF mendesak pihak berwenang untuk berbuat lebih banyak untuk membantu mereka mengatasi panas, pada Senin (7/7).

UNICEF memperkirakan bahwa 76 persen anak-anak di bawah 18 tahun di Asia Selatan — 460 juta — terkena suhu sangat tinggi, di mana 83 hari atau lebih dalam setahun melebihi 35° Celcius.

Juli adalah  bulan terpanas  yang pernah tercatat secara global, meningkatkan kekhawatiran lebih lanjut tentang masa depan anak-anak, termasuk mereka yang tinggal di Asia Selatan, diperkirakan akan menghadapi  gelombang panas yang lebih sering dan parah, sebagian besar karena perubahan iklim.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Asia SelatanGelombang PanasPerubahan IklimSuhu PanasUNICEF
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Menghindari Topan Khanun, 40 Ribu Peserta Jambore Pramuka Dunia Berangkat Dengan Selamat

Next Post

Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Postingan Terkait

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

11 Oktober 2026
Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

11 Oktober 2026

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

Forum Jurnalis ASEAN: Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

AMSI Bahas Hak Cipta dan Royalti Karya jurnalistik

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

Next Post
Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Komentar tentang post

TERBARU

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

Forum Jurnalis ASEAN: Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Besar Hilary di Barat Meksiko Mengarah ke San Diego dan California

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Dahlan Dahi: AI Berpotensi Mengalami Halusinasi dan Belum Dapat Menjamin Keabsahan Hak Cipta

KM Lambelu Sandar di Maumere, Kesehatan Penumpang Diperiksa Petugas

Merawat Silaturahmi dengan Festival Apangi

World Oceans Day, Melindungi Lamun Menyelamatkan Lautan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.