Darilaut – Gempa bumi berkekuatan magnitude (M)7,0 terjadi di lepas pantai Yilan, timur laut Taiwan, pada Sabtu (27/12) malam. Gempa zona subduksi ini disebabkan oleh Lempeng Laut Filipina yang menunjam ke utara di bawah Lempeng Eurasia.
Gempa bumi ini menghasilkan dua gempa susulan hingga Minggu siang, menurut Badan Meteorologi Pusat (CWA) Taiwan.
Melansir Focustaiwan.tw gempa susulan yang terbatas ini kontras dengan gempa besar Hualien tahun lalu, karena gempa Sabtu terjadi pada kedalaman yang lebih besar di zona subduksi.
Gempa tersebut terjadi pada Sabtu pukul 23.05, dengan episentrum sekitar 32,3 kilometer di sebelah timur Balai Kabupaten Yilan di lepas pantai, pada kedalaman 72,8 kilometer.
Getaran dirasakan di 17 kota dan kabupaten di utara Tainan dan di Taiwan timur, mencapai tingkat intensitas 4 pada skala seismik tujuh tingkat Taiwan, menurut CWA.
Data di situs web CWA menunjukkan bahwa satu gempa susulan terjadi pada pukul 00.45 pagi, dengan magnitudo 4,7 dan kedalaman sekitar 60,8 kilometer.
Gempa susulan lainnya terjadi pada pukul 10:55 pagi dengan magnitudo 3,8 dan kedalaman sekitar 66,5 kilometer.
Kepala Pusat Seismologi CWA, Wu Chien-fu, mengatakan, perbedaan dari gempa Hualien 3 April 2024, yang diikuti oleh gempa susulan yang sering terjadi, disebabkan oleh kedalaman dan pengaturan tektonik.




