Survei sebelumnya menemukan bahwa distrik Kawauramachi di Kota Suzu telah meluas hingga 175 meter.
Pergolakan di daratan dilaporkan telah menguras air laut di beberapa pelabuhan.
Sebaliknya, di bagian selatan semenanjung, tim mengidentifikasi setidaknya dua lokasi di mana pantainya mungkin tenggelam. Pemecah gelombang di Kota Anamizu ditemukan terendam.
Tim juga mengetahui bahwa gelombang tsunami mungkin telah mencapai wilayah setinggi lima meter dari garis pantai di Kota Noto.
Goto mengatakan meskipun patahan aktif jarang menyebabkan gempa bumi, namun akan mendatangkan malapetaka begitu bergerak.
Karena terdapat sesar aktif di seluruh Jepang, warga harus memastikan sesar mana yang berada di dekat rumah mereka dan bersiap sebaik mungkin, kata Goto.
202 Orang Tewas
NHK melaporkan jumlah orang yang tewas dalam gempa bumi di Prefektur Ishikawa bertambah menjadi 202 orang. Para pejabat di Prefektur Ishikawa mengatakan lebih dari 100 orang masih belum ditemukan, dan puluhan ribu orang yang terkena dampak bencana masih berjuang.
Polisi telah memulai pencarian intensif terhadap orang-orang yang hilang di kota Wajima, dekat pusat gempa.
Kebakaran besar yang terjadi di pusat kota menghancurkan lebih dari 200 bangunan di area seluas 48.000 meter persegi. Prefektur Ishikawa mengatakan lebih dari 3.000 orang di wilayah Noto masih terisolasi.




