Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Jepang Berdampak pada Industri Perikanan, 70 Persen Pelabuhan di Ishikawa Rusak

redaksi
10 Januari 2024
Kategori : Berita
0
Gempa Jepang Berdampak pada Industri Perikanan, 70 Persen Pelabuhan di Ishikawa Rusak

Gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter pada 1 Januari 2024 kemungkinan telah menyebabkan tanah miring, sehingga bagian utara semenanjung naik dan bagian selatan tenggelam. GAMBAR: NHK

Survei sebelumnya menemukan bahwa distrik Kawauramachi di Kota Suzu telah meluas hingga 175 meter.

Pergolakan di daratan dilaporkan telah menguras air laut di beberapa pelabuhan.

Sebaliknya, di bagian selatan semenanjung, tim mengidentifikasi setidaknya dua lokasi di mana pantainya mungkin tenggelam. Pemecah gelombang di Kota Anamizu ditemukan terendam.

Tim juga mengetahui bahwa gelombang tsunami mungkin telah mencapai wilayah setinggi lima meter dari garis pantai di Kota Noto.

Goto mengatakan meskipun patahan aktif jarang menyebabkan gempa bumi, namun akan mendatangkan malapetaka begitu bergerak.

Karena terdapat sesar aktif di seluruh Jepang, warga harus memastikan sesar mana yang berada di dekat rumah mereka dan bersiap sebaik mungkin, kata Goto.

202 Orang Tewas

NHK melaporkan jumlah orang yang tewas dalam gempa bumi di Prefektur Ishikawa bertambah menjadi 202 orang. Para pejabat di Prefektur Ishikawa mengatakan lebih dari 100 orang masih belum ditemukan, dan puluhan ribu orang yang terkena dampak bencana masih berjuang.

Polisi telah memulai pencarian intensif terhadap orang-orang yang hilang di kota Wajima, dekat pusat gempa.

Kebakaran besar yang terjadi di pusat kota menghancurkan lebih dari 200 bangunan di area seluas 48.000 meter persegi. Prefektur Ishikawa mengatakan lebih dari 3.000 orang di wilayah Noto masih terisolasi.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Garis PantaiGempa BumiGempa JepangIndustri PerikananJepangPrefektur Ishikawatsunami
Bagikan15Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ganjar: Tidak Ada Terorisme Sepanjang 2023

Next Post

Apa Saja Fenomena Astronomi Tahun 2024, Ini Penjelasan Peneliti BRIN

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

15 Juli 2026
448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

15 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Apa Saja Fenomena Astronomi Tahun 2024, Ini Penjelasan Peneliti BRIN

Apa Saja Fenomena Astronomi Tahun 2024, Ini Penjelasan Peneliti BRIN

TERBARU

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

AmsiNews

REKOMENDASI

Memahami Konsep Nilai Tukar Perikanan

Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa, Berlayar Gembira, Belajar tentang Laut

Dosen UNG Kembangkan Aplikasi Deteksi Penyakit Tanaman Jagung Berbasis Android

Matriks Risiko Angin dan Gelombang

Semua Negara Didesak Fokus Pada Perubahan Iklim

Pendaftar Mudik Gratis Kapal Laut dengan Sepeda Motor 58 Persen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.