Kamis, Agustus 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

redaksi
13 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Hujan meteor Perseid. FOTO: BRIN

Kondisi pengamatan pada 2026 juga tergolong menguntungkan karena puncak Perseid bertepatan dengan fase Bulan baru. Minimnya cahaya Bulan membuat langit lebih gelap sehingga meteor yang relatif redup memiliki peluang lebih besar untuk terlihat.

Namun, jumlah meteor yang benar-benar dapat disaksikan masyarakat tidak selalu sama dengan angka maksimum teoretis. Kondisi cuaca, tutupan awan, polusi cahaya, posisi radiant, serta lokasi pengamat sangat menentukan hasil pengamatan.

Bagi wilayah Indonesia yang berada relatif dekat dengan ekuator dan di belahan Bumi selatan, posisi radiant Perseid juga tidak setinggi yang terlihat dari wilayah belahan Bumi utara. American Meteor Society mencatat pengamat di belahan selatan memiliki keterbatasan karena radiant Perseid berada lebih rendah di langit.

Karena itu, lokasi dengan pandangan terbuka dan jauh dari cahaya perkotaan memberikan kondisi yang lebih mendukung untuk menikmati fenomena tersebut. Pengamatan juga tidak memerlukan teleskop karena meteor dapat terlihat dengan mata telanjang ketika kondisi langit memungkinkan.

Fenomena hujan meteor Perseid sekaligus memperlihatkan bagaimana aktivitas sebuah komet dapat meninggalkan jejak material di ruang angkasa yang kemudian menghasilkan fenomena periodik ketika lintasan Bumi bertemu dengan gugusan partikel tersebut.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: BRINMeteor PerseidNusa Tenggara Timur
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Postingan Terkait

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

13 Agustus 2026
Kapal Terbalik di Lepas Pantai Libya Laut Mediterania, 53 Orang Migran Tewas

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

13 Agustus 2026

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

Budaya Akademik dan Kehidupan Kampus Langkah Awal Pembekalan Bagi Mahasiswa Baru UNG

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Badai Tropis Nangka Terbentuk di Laut Filipina, Mengarah ke Utara Jepang

TERBARU

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Kalmaegi Akan Mendarat di Filipina dan Vietnam

Dahsyatnya Topan Nanmadol, 8 Juta Orang Diminta Evakuasi, 337 Ribu Rumah Tangga Tanpa Listrik

Bibit Siklon Tropis 91S Berkembang di Dekat Kepulauan Cocos

Regulasi Sedimentasi Melindungi Pengambilan Pasir Laut Secara Ilegal

KM Lambelu Sudah Bebas Covid-19

Ini Cara Memperoleh Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.