Jumat, Juli 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia-Jepang Jajaki Pembangkit Energi Listrik OTEC

redaksi
29 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Kapal Geomarin III

Kapal Riset Geomarin III. FOTO: DOK. LITBANG ESDM

Terdapat tiga tahapan roadmap dalam kerja sama ini, yaitu kapasitas 100 kW untuk skala demo/eksprerimen, 1 MW untuk Pilot Plant dan 10 MW untuk Komersial. Universitas Saga mengembangkan teknologi hybrid untuk pengembangan OTEC.

Produk teknologi OTEC Hybrid ini seperti fresh drinking water, fish resources recovery (TAKUMI in Yokohama) yang dapat membangkitkan listrik.

Badan Litbang ESDM, sejak tahun 2012, melalui Pusat Penelitian dan pengembangan Geologi Kelautan telah melakukan beberapa survei untuk mengidentifikasi potensi OTEC di laut Bali Utara, Selat Lembata, Selat Makassar, Laut Flores dan laut Sulawesi Utara. Survei dengan kapal Riset Geomarin III menunjukkan sejumlah lokasi tersebut memiliki potensi energi hingga 41 GW.

Potensi terbesar berada di Laut Flores yang membentang dari perairan Bali Utara hingga Bima Utara. Hasil pemetaan energi laut telah diluncurkan pada tahun 2014.

OTEC adalah metode untuk menghasilkan energi listrik dengan menggunakan perbedaan temperatur di antara laut dalam dan perairan dekat permukaan untuk menjalankan mesin kalor. Efisiensi dan energi terbesar dihasilkan oleh perbedaan temperatur yang paling besar.

Perbedaan temperatur antara laut dalam dan perairan permukaan umumnya semakin besar jika semakin dekat ke ekuator. Pada awalnya, tantangan perancangan OTEC adalah menghasilkan energi yang secara efisien dengan perbedaan temperatur yang sekecil-kecilnya.*

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Litbang ESDMOTEC
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Memastikan Lautan yang Sehat

Next Post

Serpihan Pesawat Lion Air Ditemukan di Perairan Karawang

Postingan Terkait

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026
UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

17 Juli 2026

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

Tradisi Penangkapan Paus di Lamalera Sering Dipahami Secara Sempit

Next Post
Serpihan Lion

Serpihan Pesawat Lion Air Ditemukan di Perairan Karawang

Komentar tentang post

TERBARU

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Pohuwato M6,3 Dirasakan Hingga Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara

2019, RoRo Dumai-Malaka Diresmikan

Naskah Seruan Penanggulangan Destructive Fishing dan Illegal Fishing di Gorontalo Utara

Mikroplastik di Lautan Lebih Banyak Dari Bintang, Biaya Sosial Tahunan Polusi Plastik US$300  

Mengharukan, Bayi Orca Toa di Selandia Baru Meninggal

Hingga Jumat Sore Tak Ada staf KSP yang Positif Covid-19

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.