Kedelapan, KKP bersama dengan Pemerintah daerah baik provinsi/kabupaten/kota dan para pelaku usaha sepakat untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik di sektor kelautan dan perikanan.
Kesembilan, pakar kelautan dan perikanan Prof Rokhmin Dahuri, memberikan masukan kepada KKP untuk menjalankan kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan berbasis ilmu pengetahuan (scientific-based policy) agar dapat menyejahterakan masyarakat melalui pengembangan antara lain perikanan tangkap, perikanan budidaya, industrialisasi kelautan dan perikanan, serta pengembangan bioteknologi.
Kesepuluh, pakar komunikasi Prof Bachtiar Aly, memberikan masukan kepada KKP untuk lebih membuka diri dan membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan dengan cara cara yang inovatif, efektif, fleksibel dan berkesinambungan, sehingga kebijakan KKP dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Kesebelas, rancangan program dan lokasi prioritas setiap eselon I KKP tahun 2020-2024 akan disempurnakan lebih lanjut ke dalam dokumen Renstra KKP 2020-2024, dengan memperhatikan masukan dari peserta Rakornas, baik yang disampaikan secara lisan maupun online. Selanjutnya KKP akan mengusulkannya ke dalam dokumen RPJMN 2020-2024.
Keduabelas, usulan lokasi kabupaten/kota prioritas tahun 2020-2024 yang telah dibahas dengan Eselon I selanjutnya akan dilengkapi dengan readiness criteria dan kelengkapan data dukung yang dikoordinasikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi.





Komentar tentang post