Hal menarik lainnya yang telah ditemukan, pada bulan-bulan tertentu, dalam gerombolan ikan nike terdapat anakan sidat yang telah dilakukan uji DNA terkonfirmasi sebagai spesies Anguilla celebecensis.
“Spesies sidat ini merupakan spesies endemik Sulawesi,” kata Femy.
Ikan Sidat
Sebagai catatan tambahan sekilas daur hidup ikan sidat diuraikan juga di sini. Ikan sidat bersifat katadromus dengan wilayah pemijahan dan pertumbuhan larva di laut. Selanjutnya, mengalami perkembangan ke stadia dewasa di perairan tawar.
Dalam siklus hidupnya, setelah tumbuh dan berkembang dalam waktu yang panjang di perairan tawar, sidat dewasa atau yang dikenal sebagai yellow eel berkembang menjadi silver eel (matang gonad).
Selanjutnya, silver eel akan bermigrasi ke perairan laut dalam untuk memijah. Banyak fase yang harus dilalui sidat untuk berkembang.
Di Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah, ikan sidat dengan nama lokal “Sogili”, sedangkan Pulau Jawa “Pelus“. Di Jepang ikan sidat disebut “Unagi”.
Di Indonesia, sidat merupakan salah satu jenis ikan yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki nilai histori yang cukup penting.
Penangkapan ikan sidat di perairan Indonesia mengalami overfishing atau terindikasi tangkapan yang berlebihan.
Overfishing terjadi ketika suatu jenis ikan diambil lebih cepat, dibanding dengan pembiakan stok spesies tersebut untuk menghasilkan penggantinya.




