Sumberdaya ikan yang banyak dimanfaatkan antara lain, ikan pelagis kecil, ikan pelagis besar, ikan karang, udang penaeid dan cumi-cumi.
WPP 711. Wilayah ini paling rawan kasus illegal fishing, meliputi Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan. Kasus penangkapan kapal ikan asing pelaku illegal fishing paling sering di perairan ini.
Potensi perikanan di perairan ini sebesar 767.126 ton. Yang boleh dimanfaatkan hanya 613.429 ton. Yang banyak dimanfaatkan di perairan ini, antara lain, ikan pelagis kecil, ikan karang, kepiting, rajungan dan cumi-cumi.
WPP 712. Berada di perairan Laut Jawa, potensi perikanan di kawasan ini sebesar 1.341.632 ton. Jumlah ikan yang boleh ditangkap sebesar 1.083.305 ton. Yang banyak dimanfaatkan di perairan ini, antara lain, ikan karang, udang penaeid, lobster dan cumi-cumi.
WPP 713. Perairan ini meliputi Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Flores dan Laut Bali. Potensi perikanan di perairan ini sebesar 1.177.852 ton. Jumlah ikan yang boleh ditangkap sebesar 942.285 ton. Jenis yang banyak dimanfaatkan, antara lain, ikan karang, udang penaeid, lobster dan cumi-cumi.
WPP 714. Potensi perikanan di perairan yang meliputi Teluk Tolo dan Laut Banda ini sebesar 788.939 ton. Yang boleh ditangkap 631.151 ton. Sumberdaya ikan yang banyak dimanfaatkan seperti lobster, kepiting dan cumi-cumi.





Komentar tentang post