Senin, September 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Inovasi Alat Tangkap Ikan Khas Bugis, Mandar dan Bajo

redaksi
22 April 2025
Kategori : Berita
0
Inovasi Alat Tangkap Ikan Khas Bugis, Mandar dan Bajo

Transaksi hasil tangkapan ikan nelayan Bajo di pemukiman laut Torsiaje Kabupapaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Alat tangkap gae dan rumpon, kata Syamsul, tidak terpisahkan dalam penangkapan ikan. Gae sebagai jaring yang digunakan bersama rumpon, di mana merupakan struktur apung yang menjadi tempat berkumpul ikan.

“Dahulu, rumpon dirakit dari bambu, namun kini karena sulitnya memperoleh bambu, maka beralih menggunakan gabus,” ujarnya.

Pelampung, tali penghubung, dan batu pemberat menjadi bagian integral dari rumpon modern.

Sementara orang Bajo dikenal sebagai masyarakat laut sejati, yang kehidupannya tidak bisa dipisahkan dari lautan. Mereka hidup dan menetap di pesisir atau pulau kecil, umumnya tidak tertarik pindah ke kota, karena merasa terpisah dari laut.

Bagi mereka, rumah harus langsung menghadap laut agar bisa segera melaut kapan saja tanpa penghalang.

Orang Bajo cenderung mempertahankan alat tradisional seperti bubu, pancing, dan pukat. Mereka sangat jarang beralih ke teknologi modern, bahkan perahunya peninggalan leluhur.

Mereka tidak menunjukkan kecenderungan untuk mengembangkan aset seperti membeli tanah atau rumah di kota, melainkan memilih tetap tinggal di wilayah pesisir.

Salah satu alat tangkap unik dari Bajo adalah sero, alat seperti jaring besar yang dipasang di laut dan ditinggal. Ikan yang masuk ke dalam tidak bisa keluar karena jaring ini memiliki ruang seperti sumur di dalamnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINNelayan BajoNelayan BugisNelayan MandarSyamsul Bahri BRIN
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Merawat Tradisi Nelayan Bugis, Mandar dan Bajo

Next Post

UNG Mengadakan Takziah Hari ke-7 Musibah KKN Desa Dunggilata

Postingan Terkait

Menjelang Tenggat Waktu Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Banyak yang Belum Sesuai Jalur

Menjelang Tenggat Waktu Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Banyak yang Belum Sesuai Jalur

21 September 2026
Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

21 September 2026

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

Kementerian Pariwisata Meminta Aparat Mengusut Semua Pihak yang Terlibat Perburuan Penyu di Raja Ampat

Next Post
UNG Mengadakan Takziah Hari ke-7 Musibah KKN Desa Dunggilata

UNG Mengadakan Takziah Hari ke-7 Musibah KKN Desa Dunggilata

TERBARU

Menjelang Tenggat Waktu Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Banyak yang Belum Sesuai Jalur

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

AmsiNews

REKOMENDASI

Trans Sulawesi di Talumolo Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Bencana Kekeringan, Penyaluran Bantuan di Kabupaten Puncak Berjalan Lancar

Kapal Titan Mengalami Ledakan Dahsyat

Soal Kapal Perintis dan Tol Laut, Pemda Dituntut Proaktif

Banjir Melanda Pohuwato

ICT Watch Perkuat Posisi Indonesia Dalam Jaringan Global Etika dan Tata Kelola AI

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.