Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

IOTC Mengatur Pengelolaan Perikanan Tuna yang Baik di Samudra Hindia

redaksi
26 Mei 2022
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Setahun, Indonesia Butuh 50 Kilogram Ikan per Orang

Ikan cakalang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ketua Komisi Kepatuhan Indian Ocean Tuna Commission (IOTC) Prof Indra Jaya, mengatakan, IOTC mengatur bagaimana pengelolaan perikanan tuna yang baik agar stok tuna di Samudra Hindia tetap sehat dan berkelanjutan.

“Tugas Komisi Kepatuhan memastikan bahwa penangkapan ikan di wilayah ini dilakukan berdasarkan instrumen internasional terkait tata kelola perikanan di laut lepas dan kesepakatan-kesepakatan (resolusi) bersama antar negara penangkap tuna,” ujar Prof Indra, yang baru saja terpilih sebagai Ketua Komisi Kepatuhan IOTC periode 2022-2024 di Seychelles, seperti dikutip dari Ipb.ac.id, Kamis (26/5).

IOTC merupakan salah satu organisasi antar pemerintah yang bertanggung jawab atas pengelolaan tuna dan spesies sejenis tuna di Samudera Hindia.

Sebelum menjadi ketua, Prof Indra telah terlibat dalam kegiatan IOTC sejak 2012 sebagai salah satu delegasi Republik Indonesia. Selama 10 tahun, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University ini pernah menjadi Wakil Ketua.

Menurut Prof Indra tugas di IOTC menelaah semua aspek kepatuhan dari negara-negara penangkap ikan tuna di Samudera Hindia. Aspek tersebut berdasarkan kebijakan dan program konservasi dan pengelolaan yang ditetapkan oleh IOTC.

Dengan dipilihnya sebagai Ketua Komisi Kepatuhan, Prof Indra berharap agar semua negara anggota dapat mematuhi aturan yang diterapkan IOTC. Dengan demikian, tidak ada lagi aktivitas penangkapan ikan yang melanggar (ilegal) dan tidak terlaporkan.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: IOTCIPB UniversityKKPProf Indra JayaSamudra Hindia
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 92W Tumbuh di Utara Timur Laut Pulau Morotai

Next Post

Stockholm+50: Mengatasi Krisis Perubahan Iklim dan Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Postingan Terkait

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

2 November 2026
Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

2 November 2026

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Next Post
Hari Bumi,  Ini Cara Mengatasi Krisis Iklim

Stockholm+50: Mengatasi Krisis Perubahan Iklim dan Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Komentar tentang post

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Profesor Riset LIPI: 10 Ribu Ton Merkuri Cemari Lingkungan Setiap Tahun

Lebih Intens, Siklon Tropis Parah Herman Menjadi Kategori 5

Setiap 30 Menit Padang Lamun Hilang Seluas Lapangan Sepak Bola

Program Tol Laut Dibutuhkan di Wilayah Terpencil dan Terluar

Perizinan Perikanan Tangkap Hanya 1 Jam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.