Sabtu, Juni 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jejak dan Perilaku Anoa

redaksi
7 Februari 2023
Kategori : Berita, Konservasi
0
Jejak dan Perilaku Anoa

Sepasang anoa. FOTO: ABDUL HARIS MUSTARI

Darilaut – Untuk mengamati anoa, kemungkinan perjumpaan di sumber air atau tempat berkubang. Di lokasi ini, jejak kaki anoa biasanya banyak dijumpai.

Apabila ingin mengukur jejak kaki anoa sebaiknya jejak kaki depan yang diukur karena biasanya tercetak lebih jelas di tanah.

Bagi yang ingin mengidentifikasi anoa tanpa perjumpaan langsung dapat melalui kotoran/ feses. Feses anoa mudah dikenali karena bentuknya bersatu menumpuk seperti feses kerbau atau sapi.

Cukup sulit dibedakan antara feses anoa dataran rendah dan anoa gunung.

Setelah ±6 jam, biasanya feses anoa dikerumuni serangga pemakan atau pengurai kotoran (dung beettle).

Kotoran anoa betina biasanya lebih basah daripada kotoran anoa jantan karena bercampur atau terkena urine. Letak anus dan lubang keluar urine pada anoa betina berdekatan, maka kotoran anoa betina sering bercampur urine karena biasanya setelah mengeluarkan feses dibarengi dengan mengeluarkan urine.

Kotoran anoa yang masih baru terlihat basah/ lembap dan lembek, sedangkan kotoran yang sudah lama akan terlihat kering dan keras.

Anoa memiliki indera penciuman sangat peka. Hewan ini selalu menghindar dari kontak langsung dengan manusia atau dari lingkungan manusia.

Peneliti dari Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan IPB Univeristy, Dr Abdul Haris Mustari (2020) menjelaskan seseorang yang ingin mengamati anoa di habitat aslinya hendaknya tidak menggunakan wangi-wangian, tidak merokok, dan aroma lain yang akan mengganggu anoa.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Abdul Haris MustariAnoaAnoa Dataran RendahAnoa Gunung
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Cara Membedakan Anoa Dataran Rendah dan Gunung

Next Post

Presiden Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 90S Masih Berada di dekat Pulau Enggano Bengkulu

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

6 Juni 2026
Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

6 Juni 2026

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

Pemodelan Instrumen Penting dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Next Post
Presiden Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability

Presiden Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

AmsiNews

REKOMENDASI

BKKPN Kupang dan Kelompok Camar Laut Lepas Penyu Hijau dan 964 Tukik

Depresi Tropis “Amang” Terbentuk di Laut Filipina

Balai Konservasi Papua Terima Translokasi Satwa Liar

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

4 Orang Hilang Karena Banjir di Parigi Moutong Belum Ditemukan

Balai TN Taka Bonerate Inventarisasi 15 Jenis Burung Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.