Kasus campak meningkat di seluruh dunia. WHO mengatakan sekitar 300.000 kasus dilaporkan tahun lalu. Jumlah tersebut meningkat sekitar 80 persen dari tahun sebelumnya.
Kepala Profesor di Kawasaki Medical School, Nakano Takashi, mengatakan, vaksin itu efektif.
“Orang yang pernah menderita campak pada umumnya memiliki kekebalan. Dan orang yang telah menerima vaksinasi dua kali biasanya tidak menunjukkan gejala, bahkan jika mereka melakukan kontak dengan penderita campak,” kata Takashi.
Ada kekhawatiran penyebaran informasi yang salah tentang campak di media sosial.
Beberapa postingan meremehkan gejalanya dan menyangkal perlunya vaksinasi.
Beberapa mendorong orang untuk tertular virus dan mengembangkan kekebalan alami.




