Dekan Fakultas Hukum UNG, Dr. Weny Almoravid Dungga, mengatakan, keberhasilan Jambura Law Review menjadi salah satu dari 11 jurnal terpilih merupakan capaian yang sangat membanggakan bagi Fakultas Hukum dan Universitas Negeri Gorontalo.
Prestasi ini memperlihatkan bahwa jurnal yang dikelola oleh Fakultas Hukum UNG mampu bersaing dengan berbagai jurnal dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, kata Weny.
Menurut Weny, capaian tersebut tidak lahir secara instan, melainkan merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan kolaborasi seluruh tim pengelola jurnal, editor, reviewer, penulis, mitra akademik, serta dukungan pimpinan fakultas dan universitas.
“Pendanaan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pengelolaan jurnal, meningkatkan visibilitas dan dampak akademik artikel, memperluas jejaring internasional, serta mempercepat pencapaian reputasi global Jambura Law Review,” ujarnya.
Editor-in-Chief Jambura Law Review, Dr. Novendri M. Nggilu, menjelaskan bahwa terpilihnya JALREV dalam program tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah bagi seluruh tim editorial.
Dari banyak jurnal yang mendaftar dan mengikuti proses seleksi, hanya 11 jurnal yang akhirnya dipilih sebagai penerima pendanaan. Jambura Law Review menjadi salah satu di antaranya.




