Darilaut – Setelah mendarat dua kali di pantai Provinsi Zhejiang, Cina Timur, pada Minggu (9/8) sore dan malam topan (typhoon) Dolphin telah melemah menjadi badai tropis (tropical storm), Senin (10/8).
Meski melemah, Dolphin masih membawa hujan lebat yang memicu evakuasi ratusan ribu orang di Cina timur. Selain itu, angin dengan kecepatan maksimum 20 meter per detik.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) pada Senin pukul 16.00 waktu setempat, pusat Badai Tropis Dolphin berada sekitar 200 kilometer di sebelah timur Nanchang.
Badai ini diperkirakan akan bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam melintasi wilayah pedalaman Tiongkok timur dan melemah secara bertahap, kata HKO.
Dolphin akan bergerak melintasi Cina timur hari ini dan Selasa (11/8), masuk lebih jauh ke wilayah pedalaman, dan perlahan-lahan meluruh.
Citra inframerah serta data radar animasi menunjukkan bahwa Dolphin mencapai daratan di sepanjang pantai timur Cina, di sebelah timur laut Wenzhou, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Menurut JTWC, Dolphin bergerak perlahan ke arah barat daya untuk beberapa waktu, sebelum berbelok cepat ke arah barat laut.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan badai tropis Dolphin Senin sore telah bergerak ke barat laut dengan kecepatan 15 km per jam (9 knot).




