Selasa, Agustus 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kapal Ikan China Masih Merayau di Perairan Kepulauan Galapagos

redaksi
30 September 2021
Kategori : Berita
0
Kapal Ikan China Masih Merayau di Perairan Kepulauan Galapagos

Kapal ikan berbendera China penangkap cumi-cumi. FOTO: SEASHEPHERD/AP

Termasuk kapal yang menggunakan beberapa identitas elektronik sekaligus, beberapa kapal yang berbagi satu identitas, dan dugaan manipulasi transceiver onboard untuk mengirimkan posisi palsu.

Karena tidak mungkin untuk mengkonfirmasi identitas sebenarnya dari kapal ini tanpa mendokumentasikannya di lapangan (yang dikenal sebagai ground truthing), Ocean Warrior berlayar dari Callao, Peru pada 13 Juli untuk melacak dan mengekspos armada cumi-cumi China tersebut.

Sejumlah temuan telah didokumentasi seperti kerja paksa, penangkapan ikan illegal, rekam jejak menggunakan banyak identitas elektronik untuk menghindari organisasi pemantauan dan mematikan transponder lokasi.

Sea Shepherd juga melakukan pencegatan sebuah kapal tanker pengisian bahan bakar yang dikelola oleh afiliasi perusahaan yang dicurigai menjual bahan bakar ke Korea Utara yang melanggar sanksi PBB.

Kapal tanker pengisian bahan bakar memungkinkan armada cumi-cumi China untuk tetap berada di laut dalam waktu lama.

Dengan kondisi seperti itu, kapal perikanan tidak akan berlabuh di pelabuhan untuk mendapatkan bahan bakar. Hal seperti ini dapat meningkatkan risiko pelanggaran tenaga kerja.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: illegal fishingIUU FishingKapal Ikan ChinaKepulauan GalapagosSea Shepherd
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

200 Awak Kapal Pelaku Illegal Fishing Dipulangkan ke Vietnam

Next Post

Jeritan Nelayan Indonesia di Kapal Ikan China di Perairan Galapagos

Postingan Terkait

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

25 Agustus 2026
Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

25 Agustus 2026

Banjir di Vietnam Utara Meluas, Badai Tropis Narra Masih Berada di Teluk Tonkin

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Badai Tropis Gaenari Mendarat di Pesisir Fujian Cina

Pesona Dermaga Luluo: Keindahan Laut, Nelayan dan Kehangatan Masyarakat Pesisir Kabupaten Gorontalo

Next Post
Jeritan Nelayan Indonesia di Kapal Ikan China di Perairan Galapagos

Jeritan Nelayan Indonesia di Kapal Ikan China di Perairan Galapagos

Komentar tentang post

TERBARU

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

Banjir di Vietnam Utara Meluas, Badai Tropis Narra Masih Berada di Teluk Tonkin

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

AmsiNews

REKOMENDASI

Prodi Psikologi UNG Rayakan Dies Natalis ke-2

225 Orang Tewas, Palang Merah Malawi Menggalang Bantuan untuk Korban Topan Freddy

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Dekat Yap

Peta Interaktif Hutan Mangrove Dunia

AMSI: Media Massa Harus Kedepankan Standar Etika Tertinggi untuk Pastikan Integritas Informasi

Gunungapi Anak Krakatau Erupsi, Ini Potensi Bahaya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.