Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kapal Ikan China Masih Merayau di Perairan Kepulauan Galapagos

redaksi
30 September 2021
Kategori : Berita
0
Kapal Ikan China Masih Merayau di Perairan Kepulauan Galapagos

Kapal ikan berbendera China penangkap cumi-cumi. FOTO: SEASHEPHERD/AP

Darilaut – Penangkapan ikan secara ilegal yang dilakukan kapal penangkap ikan asal China (Tiongkok) di perairan Kepulauan Galapagos masih terus berlangsung. Kapal ikan ini merayau untuk menangkap cumi-cumi.

Tahun lalu kemunculan kapal ikan China ini telah menimbulkan reaksi protes. Melalui Change.org, Veronica Llanes menggalang dukungan agar kapal-kapal perikanan China tidak memasuki perairan Galapagos. Protes ini didukung ratusan ribu orang.

Tahun ini, Sea Shepherd – sebuah organisasi lingkungan non profit melacak dan mengekspos armada penangkapan cumi-cumi China di Kepulauan Galapagos. Sea Shepherd akan merilis temuan ini pada Kamis 30 September.

Sebelumnya, pada 24 September, The Associated Press dan Univision merilis “Great Wall of Lights” – sebuah penyelidikan penting terhadap armada cumi-cumi Tiongkok. Dua jurnalis menghabiskan 18 hari di atas kapal Sea Shepherd Ocean Warrior untuk mengamati lebih dari 30 kapal penangkap ikan tersebut di Laut Lepas, di wilayah perairan di luar yurisdiksi negara mana pun.

Kahadiran ratusan kapal perikanan China di perairan Galapagos memunculkan protes dari berbagai kalangan, terutama di Ekuador. Hingga Juli 2020 tercatat lebih dari 260 kapal ikan berada dalam kawasan konservasi di Galapagos.

Kasus serupa pernah terjadi pada 2017. Ribuan ekor hiu, termasuk jenis hiu martil yang hampir punah, telah ditangkap. Kemudian pada 2018, terdeteksi sebanyak 245 kapal di perairan tersebut.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: illegal fishingIUU FishingKapal Ikan ChinaKepulauan GalapagosSea Shepherd
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

200 Awak Kapal Pelaku Illegal Fishing Dipulangkan ke Vietnam

Next Post

Jeritan Nelayan Indonesia di Kapal Ikan China di Perairan Galapagos

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
Jeritan Nelayan Indonesia di Kapal Ikan China di Perairan Galapagos

Jeritan Nelayan Indonesia di Kapal Ikan China di Perairan Galapagos

Komentar tentang post

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Nalgae, Observatorium Hong Kong Keluarkan Peringatan Sinyal Badai No 8

Dua Petugas Keamanan Perkapalan Meninggal Karena Angin Kencang

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

Banjir Melanda Pasuruan dan Kudus

10 Ribu Kapal Akan Memperkuat Pengamatan Laut

Ekspedisi Pinisi Akan Lanjutkan Pelayaran 15 Desember

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.