Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kapal Pelaku Illegal Fishing Ditenggelamkan, Nilai Tukar Nelayan Naik 10 Persen

redaksi
12 Mei 2019
Kategori : Berita
0
Tuna loin

FOTO: DOK. DARILAUT.ID

SELAMA empat tahun lebih kapal ikan asing pelaku illegal fishing ditenggelamkan, telah memberikan imbas positif. Secara bisnis terjadi peningkatan nilai ekspor dan angka nilai tukar nelayan (NTN).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudijastuti mengatakan, penenggelaman kapal ikan yang dilakukan selama ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi negara jika dihitung secara sumberdaya maupun bisnis. Secara sumberdaya, tercatat bahwa biomassa laut Indonesia meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Biomassa laut kita tumbuh 300 persen dibandingkan sebelumnya. Lebih subur, lebih banyak ikannya, lebih besar-besar ukurannya,” kata Susi.

Sekarang ini, menurut Susi, tuna Indonesia sudah menjadi nomor satu di dunia. Produksi ekspor Indonesia ini nomor dua yang masuk ke pasar Eropa.

Satu hal luar biasa, yang jika dinilai dengan uang pun bisa mencapai miliaran dollar. Nilai tukar nelayan juga naik lebih dari 10 persen dalam empat tahun ini.

“Satu hal yang jelas efeknya dan jelas hasilnya dari peperangan melawan illegal fishing,” ujarnya.

Kalau dihitung secara bisnis, perang melawan pencuri ikan itu adalah bisnis yang sangat menguntungkan untuk negara.

Tanpa Bahan Pencemar

Penenggelaman kapal tidak lagi dilakukan dengan cara diledakkan, melainkan dengan melubangi badan kapal. Untuk memudahkan kapal tenggelam ke dasar perairan, juga dimasukkan pasir dan batu ke dalam badan kapal.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: illegal fishingkapal ikan asingNilai Tukar Nelayan
Bagikan6Tweet1KirimKirim
Previous Post

13 Kapal Ikan Asing Pelaku Illegal Fishing Ditenggelamkan di Natuna

Next Post

Menteri Susi: Penegakan Hukum Pagar Terbaik Laut Kita

Postingan Terkait

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

13 Oktober 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

13 Oktober 2026

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Next Post
Menteri Susi: Penegakan Hukum Pagar Terbaik Laut Kita

Menteri Susi: Penegakan Hukum Pagar Terbaik Laut Kita

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Terhalang Cuaca Buruk, Bayi Orca Belum Menyatu Dengan Keluarganya

Program SOMACORE Kembangkan Pemantauan Penyu Berbasis Masyarakat di Kepulauan Derawan

Cuaca Terik dan Potensi Hujan Masih Mewarnai Sejumlah Wilayah di Indonesia

Amran Warning Penyelenggara Pemilu Jangan Rangkap Jabatan

LIPI: Belum Ada Bukti Jahe Merah Sebagai Antivirus Corona

2 Warga Kepahiang Meninggal Dunia Karena Angin Kencang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.