Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudijastuti mengatakan, negara tidak mungkin harus memagari lautnya dengan kapal perang ataupun pesawat udara secara terus-menerus.
“Negara tidak mungkin melakukan pemagaran laut dengan kekuatan militer secara terus menerus….” kata Susi, Sabtu (11/5).
Hal ini disampaikan berkaitan dengan pemusnahan kapal ikan asing pelaku illegal fishing. Hadir dalam kegiatan ini beberapa duta besar negara sahabat. Masing-masing Duta Besar Polandia untuk RI, HE Ms Beata Stoczyńska, Duta Besar Armenia untuk RI, HE Ms Dziunik Aghajanian dan Duta Besar Swedia untuk RI, HE Ms Marina Berg.
Pemusnahan tersebut merupakan bentuk ketegasan Indonesia terhadap kedaulatan wilayahnya agar disegani oleh negara-negara lain.
“Kita ini harus menunjukkan bahwa kita tegas, dan konsisten serta tidak main-main dalam penegakan hukum. Itulah pagar terbaik laut kita,” ujar Susi.
Menteri Susi mencontohkan ketegasan yang dilakukan negara tetangga Singapura dalam menjaga kedaulatan lautnya.
“Singapura yang kecil pun tidak memagari lautnya dengan kapal-kapal perang, namun Singapura memagari dengan akuntibiltas, integritas dan ketegasan sehingga walaupun kecil, disegani di Asia, bahkan di dunia. Nah, kita Indonesia ini juga bisa, bukan tidak bisa,” katanya.





Komentar tentang post