Kemudian beberapa ikan hias yang bernilai tinggi seperti Paracanthurus hepatus, Pigmi seahorses, Hippocampus bargibanti, Frogfishes Antennarius sp., dan Trigger kembang Balistoides conspiculum.
“Beberapa daerah di Indonesia timur seperti di Taman Nasional Bunaken memiliki kondisi perairan yang sangat baik, sehingga umumnya memiliki jenis ikan lebih dari 300 jenis,” ujar Petrus.
Selain fenomena perubahan iklim dan pemanasan global, saat ini pengelolaan perairan Indonesia termasuk ekosistem terumbu karang dihadapkan pada tantangan kerusakan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia seperti destructive fishing, sampah plastik, limbah, dan over fishing.
“Kita perlu menjaga ekosistem perairan dan terumbu karang Indonesia. Karena dengan pengelolaan yang baik kita dapat menjaga kekayaan biota laut Indonesia,” ujarnya.
Di Halmahera, Maluku Utara, hasil survei yang dilakukan ilmuwan kelautan GR Allen dan tim, terdapat 9 ikan karang endemik Halmahera.
Ikan endemik tersebut, masing-masing: Pseudochromis matahari, Pentapodus numberii, Ecsenius randalli, Pseudochromis ammeri, Pseudochromis jace, Pseudochromis erdmanni, Pseudochromis pylei, Pterois andover dan Hemiscyllium halmahera (Hiu berjalan).
Hasil survei ikan ditemukan sebanyak 992 spesies, yang terdiri dari 78 famili dan 289 genus di Halmahera.





Komentar tentang post