Senin, Oktober 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Keberlanjutan dan Traceability Biota Laut Dapat Memberi Devisa yang Tinggi

redaksi
13 Juli 2020
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Keberlanjutan dan Traceability Biota Laut Dapat Memberi Devisa yang Tinggi

Teripang. FOTO: LIPI

Darilaut – Keberlanjutan dan Traceability (ketertelusuran atau keterlacakan) biota laut, seperti ikan-ikan yang memiliki nilai ekononis dapat memberikan devisa yang tinggi.

Karena itu, perlu upaya mendorong dan mendukung pemenuhan persyaratan dan legalitas komoditas ekonomi tinggi. Dengan cara-cara ini banyak pihak tentu bisa memanfaatkan keberadaan biodiversitas (keanekaragaman hayati) di Indonesia.

Menurut Ahli terumbu karang Prof Dr Suharsono, biota laut di Indonesia banyak. Apabila ini mampu memenuhi persyaratan internasional yang masuk dalam site test, misal karang, ikan napoleon, teripang, akan dapat memberikan devisa karena harganya memang sangat tinggi.

Secara prinsip dan filosofi pengelolaan ekosistem pada ujungnya pada pengelolaan aktivitas manusia. Sebab, jika manusia dapat dikelola dengan baik beserta aktivitasnya maka pemanfaatan ekosistem dapat dikendalikan dengan baik.

“Hanya saja di kita ini justru mengelola manusianya yang menjadi sumber permasalahan,” ujar Suharsono, saat BioTalks #2 Pengelolaan Kekayaan Hayati dan Ekosistem Indonesia Pasca Covid-19, akhir Juni lalu, seperti dikutip dari Ugm.ac.id.

Menurut Suharsono menjaga ekosistem selain dituntut pada pengelolaan aktivitas manusia, juga tidak lepas dari ancaman dari perubahan iklim. Ancaman perubahan iklim ini cukup berat terhadap keberadaan ekosistem saat ini.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Biota LautCovid-19keanekaragaman hayatiTraceabilityUGM
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Hiu Berjalan Halmahera Berasal dari Satu Keturunan

Next Post

Ekspor Benih Lobster Tak Bisa Langsung Dilakukan Setelah Ada Izin

Postingan Terkait

1 Miliar Ton Makanan Terbuang Sia-sia

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

5 Oktober 2026
Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

5 Oktober 2026

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

Gempa M 6,1 yang Mengguncang Sumba Barat Daya Mekanisme Normal Fault

Typhoon Nolo’s Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

Next Post
Setengah Abad Penangkapan Lobster di Gunung Kidul

Ekspor Benih Lobster Tak Bisa Langsung Dilakukan Setelah Ada Izin

Komentar tentang post

TERBARU

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Terkuat di Samudra Hindia Menghantam Mayotte, Ratusan Orang Tewas

TNI Angkatan Laut Gerebek Gudang Penyimpanan Benih Lobster

ABK Indonesia di Panama dapat bantuan Logistik

Warning! Kematian Hiu Paus Muda di Indonesia dan Filipina

COP28, Aktivis Khawatir Dana Adaptasi iklim dan Konservasi Salah Sasaran

Siswa di AS Menuntut Lebih Banyak Pembelajaran Perubahan Iklim

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.