Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kedahsyatan Banjir di China dan Jerman, Terhubung Perubahan Iklim

redaksi
23 Juli 2021
Kategori : Berita
0
Kedahsyatan Banjir di China dan Jerman, Terhubung Perubahan Iklim

Sebuah rumah hancur total setelah banjir di Marienthal, Jerman. FOTO: Thomas Frey/dpa via AP/EURONEWS.COM

Para ilmuwan sedang memeriksa apakah perubahan iklim menjadi pemicu bencana, dan apa artinya bagi masa depan.

Badai yang terjadi begitu hebat, disusul dengan curah hujan yang menggenangi sungai, kemudian meluap dan menghanyutkan rumah dan mobil serta memicu tanah longsor besar-besaran.

Mengutip Sciencemag.org, para peneliti baru saja mulai mengungkap jaringan kompleks faktor iklim, hidrologis, dan sosial yang berkontribusi terhadap bencana tersebut.

Tetapi mereka sudah memiliki beberapa dugaan, termasuk pemanasan global yang dapat meningkatkan badai hujan dan bencana Eropa yang fokus pada sungai-sungai besar, daripada anak-anak sungai bervolume rendah yang paling parah terkena badai.

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah memperingatkan perubahan iklim akan berpengaruh pada curah hujan dan banjir.

Sebelumnya, banjir sudah menempati peringkat bahaya alam paling merusak di Eropa Utara. Peristiwa banjir yang mematikan pada tahun 2002. Kemudian pekan lalu, kecepatan dan intensitas banjir di Jerman—terutama di kota-kota yang terletak di dekat anak sungai yang lebih kecil, sangat mengejutkan bagi sebagian besar orang.

Banjir, mengutip Reuters.com, telah menjungkirbalikkan kehidupan di China dan Jerman. Hal ini mengingatkan kita bahwa perubahan iklim membuat cuaca lebih ekstrem di seluruh dunia.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BanjirChinaEropaEropa BaratJermanPemanasan GlobalPerubahan Iklim
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Banjir di China Menewaskan 33 Orang, 376.000 Dievakuasi

Next Post

KRI Dr Soeharso-990 Sediakan Oksigen Gratis

Postingan Terkait

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

17 April 2026
1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

17 April 2026

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Next Post
KRI Dr Soeharso-990 Sediakan Oksigen Gratis

KRI Dr Soeharso-990 Sediakan Oksigen Gratis

Komentar tentang post

TERBARU

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

AmsiNews

REKOMENDASI

Tim UNG Kembangkan Limbah Kulit Nanas Pembasmi Jentik Nyamuk Penyebab DBD

Konferensi Tuna Sirip Biru Berlangsung di Jepang

Gempa M5,5 Guncang Gorontalo, Teluk Tomini

Dewan Pers Masih Mempelajari Pencabutan Artikel di Kolom Opini Detik.com

Apa Saja Kandungan Gizi Pada Teripang

Telkom University dan LIPI Kembangkan Robot Untuk Sterilisasi Covid-19

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.