Peran Pemerintah dan Kejelasan Informasi
Salah satu hal yang saya ingat betul adanya informasi yang jelas dari pemerintah Tiongkok saat kami mendapatkan pesan berantai yang dikirim melalui nomer ponsel masing-masing, mengenai imbauan untuk peningkatan perilaku bersih, pembagian thermometer, masker, dan sabun pencuci tangan, serta jurnal kondisi suhu tubuh setiap mahasiswa yang harus dilaporkan ke pihak otoritas kampus.
Informasi yang terpusat dari pemerintah Tiongkok melalui otoritas kampus dan koordinasi dengan KBRI secara tidak langsung membuat kami merasa aman. Saat itu kami harus menjawab wawancara media dan mengabarkan mengenai kondisi kami di Wuhan kepada TV di Tanah air. Hal ini kami lakukan untuk membantu memberikan gambaran mengenai kondisi lockdown yang seringkali dikatakan sebagai isolasi.
Pada minggu pertama, kami tidak merasakan isolasi, tapi lebih kepada mengurangi aktivitas di luar rumah. Saat itu saya masih bisa keluar masuk dormitory dan belanja kebutuhan pokok di beberapa toko yang masih buka. Lockdown yang penulis alami adalah tertutupnya transportasi publik, perkantoran, pabrik, sekolah dan universitas ditutup hingga waktu yang tidak ditentukan.
Walau demikian di masa-masa puncaknya endemik seluruh warga tidak dapat keluar dari tempat tinggalnya. Demikian halnya mahasiswa yang tinggal di dormitory.





Komentar tentang post