Setiap awal tahun, masyarakat selalu menunggu informasi tentang prospek musim kemarau dari BMKG, selaku otoritas resmi Pemerintah penyedia informasi iklim.
Begitu juga saat ini, masyarakat menunggu informasi tentang Musim Kemarau 2023 yang akan terjadi.
Dwikorita mengatakan bahwa para prakirawan iklim ditantang untuk menghasilkan prakiraan musim yang akurat, agar kemungkinan resiko kerugian dapat ditekan jika El Nino benar-benar hadir pada akhir tahun 2023 ini. Prakiraan El Nino Southern Oscillation (ENSO) memiliki ketidakpastian yang juga harus dipertimbangkan.
Sebelumnya, di akhir Januari 2023, Dwikorita juga mengingatkan agar pemerintah daerah waspada dan siap-siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Potensi ancaman karhutla semakin tinggi memasuki musim kemarau yang diprakirakan akan dimulai pada April – Mei mendatang. Terutama daerah-daerah yang yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut.
Berdasarkan prediksi BMKG, terdapat potensi terjadinya penurunan curah hujan setelah 3 tahun terakhir 2020, 2021, 2022 terjadi La Nina dan kondisi curah hujan di atas normal. Sehingga dikhawatirkan dapat terjadi peningkatan potensi Karhutla seperti yang terjadi di tahun 2019.





Komentar tentang post