Rabu, Mei 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lahan Pertanian Makin Berkurang, Perlu Inovasi Teknologi

redaksi
27 Maret 2023
Kategori : Berita
0
Lahan Pertanian Makin Berkurang, Perlu Inovasi Teknologi

Gudang penyimpanan dengan dinding beton menyebabkan bahan baku pangan seperti beras cepat rusak. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Untuk ketahanan pangan Indonesia memerlukan inovasi teknologi pertanian di tengah lahan dan sumber daya manusia (SDM) semakin berkurang.

Apalagi sejumlah komoditi, berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) masih bergantung pada impor. Seperti komoditas garam, gula, daging ruminansia, bawang putih, dan kedelai.

Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Marsudi Wahyu Kisworo, mengatakan, ketika minat masyarakat untuk menjadi petani semakin berkurang, kita tidak bisa lagi bicara padat karya, namun harus menggunakan teknologi.

Solusi untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan menggunakan inovasi teknologi alat pertanian yang menggunakan tenaga listrik dan memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Misalnya, melakukan inovasi teknologi dengan genetic engineering. Melalui inovasi ini bibit dimodifikasi, sehingga produktivitasnya meningkat.

Sebagai contoh, kata Marsudi, produksi tebu, rata-rata satu hektar hanya menghasilkan 60 hingga 70 ton tebu per hektar. Di India atau Brazil, bisa 140 ton tebu per hektar. Jadi dua kali lipat, sehingga diperlukan genetic engineering.

Tidak kalah pentingnya, pada tahap transportasi bahan baku yang membutuhkan teknologi pascapanen.

“Indonesia adalah negara dengan food loss atau pangan yang rusak cukup tinggi, mencapai 30 persen,” kata Marsudi, Sabtu (25/3).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINGaramImpor BerasKetahanan PanganPertanian
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Tanker MT Kristin Terbakar di Perairan Mataram, 3 ABK Hilang

Next Post

Cuaca Ekstrem Cenderung Meningkat di Indonesia

Postingan Terkait

Pembatasan Pemberitaan Bencana Sumatra Terjadi Secara Masif dan Sistematis

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

6 Mei 2026
Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

Potensi Hujan di Bulan Mei

6 Mei 2026

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Next Post
Bibit Siklon Tropis 99S Tumbuh di Laut Banda

Cuaca Ekstrem Cenderung Meningkat di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

AmsiNews

REKOMENDASI

Tumpahan Minyak Kapal Tanker Terra Nova Bisa Mencapai Teluk Manila

KKP Minta Pemilik Kapal Bertanggung Jawab Atas Kerusakan Terumbu Karang di Lombok Timur

Madagaskar Meluncurkan Inisiatif Senilai $7 Juta Untuk Melindungi Pesisir Dari Perubahan Iklim

Kondisi Terkini Pembangunan Bendungan Bulango Ulu

Israel-AS Serang Depot Minyak di Teheran yang Bukan untuk Penggunaan Militer

FPIK UNG Bahas Kurikulum Program Studi, Fakultas Kedokteran Persiapan Seleksi Mandiri

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.