Kamis, Juli 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Prof Indra Jaya: 1973, Tonggak Pengelolaan Sumberdaya Ikan di Indonesia

redaksi
17 Juli 2019
Kategori : Berita, Laporan Khusus
0
Prof Indra Jaya: 1973, Tonggak Pengelolaan Sumberdaya Ikan di Indonesia

FOTO: DARILAUT.ID

Kajian perikanan yang berkelanjutan mencakup Maximum Sustainable Yield (MSY) atau tangkapan maksimum lestari dan pendekatan Maximum Economic Yield (MEY) atau hasil tangkapan mencapai keuntungan maksimum. Kemudian kuota yang lebih kecil dari Jumlah Tangkap yang Diperbolehkan (JTB). Dengan pendekatan ini, akan diperoleh stok cadangan (reserve stock).

Untuk pemanfaatan yang berkeadilan, dengan landasan historis, lokasi geografi atau kedekatan dengan sumberdaya ikan. Selanjutnya, skala usaha, lapangan kerja dan tingkat ekonomi.

FOTO: DARILAUT.ID

Prof Indra mengatakan, banyak negara yang tidak mempunyai sejarah menangkap ikan, seperti di Afrika. Karena tidak memiliki armada penangkapan ikan, negara ini menyewakan lokasi tangkapannya ke negara lain.

“Hasil tangkapan ini diklaim sebagai dasar pertimbangan historis,” kata Indra yang juga Ketua Komisi Nasional Pengkajian Sumberdaya Ikan (Komnaskajiskan).

Stok Ikan

Ikan termasuk kelompok sumberdaya yang dapat diperbaharui (renewable resources). Namun, bila pemanfaatannya melebihi batas daya dukung kemampuan biologinya untuk berkembang biak, sumberdaya ikan ini akan punah.

Mengapa stok ikan perlu dikaji? Menurut Prof Indra, melalui kajian stok akan diperoleh dasar ilmiah untuk menentukan apakah stok telah mengalami tangkap lebih atau dalam proses mengalami penangkapan berlebih. Selain itu, meramalkan tingkat penangkapan guna menjamin laju penangkapan yang berkelanjutan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: FPIK IPBKomisi Nasional Pengkajian Sumberdaya IkanKomnaskajiskanProf Indra JayaSumberdaya Ikan
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Pendekatan Kehati-hatian Jamin Keberlanjutan Sumberdaya Ikan

Next Post

Menghitung Alokasi Sumberdaya Ikan di Indonesia

Postingan Terkait

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

23 Juli 2026
Pembangunan Dermaga Tambang Nikel di Morowali Tanpa Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

23 Juli 2026

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Next Post
Menghitung Alokasi Sumberdaya Ikan di Indonesia

Menghitung Alokasi Sumberdaya Ikan di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

AmsiNews

REKOMENDASI

Nilai Satwa Liar dan Keanekaragaman Hayati

Intensitas Siklon Tropis Sean Dekat Australia Barat Meningkat

Presiden: Kampung Nelayan Merah Putih Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat Pesisir

Tsunami Selat Sunda, SAR Banten Sempat Terkendala Putusnya Akses Jalan

Mineral Kritis Dibutuhkan untuk Energi Bersih dan Kendaraan Bermotor Listrik

Topan Super Man-yi Mendarat di Catanduanes, Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.