Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Luar Biasa, Nilai 1 Rajungan Bertelur Bisa Rp 7,8 Miliar

redaksi
30 Juli 2019
Kategori : Berita
0
Luar Biasa, Nilai 1 Rajungan Bertelur Bisa Rp 7,8 Miliar

Analisis keuntungan penangkapan ranjungan secara bertanggung jawab. DJPT KKP

RAJUNGAN berbeda dengan kepiting bakau. Salah satu komoditas penting untuk tujuan ekspor ini, memiliki bentuk tubuh yang lebih ramping dengan capit yang lebih panjang dan memiliki berbagai warna yang menarik pada karapasnya.

Rajungan (blue swimming crab) memiliki duri akhir pada kedua sisi karapas relatif lebih panjang dan runcing. Melihat warna dan jumlah duri pada karapas, mudah membedakan rajungan dengan kepiting bakau.

Terdapat beberapa jenis rajungan yang hidup di dasar perairan. Sesekali, rajungan ini dapat terlihat didekat permukaan atau kolom perairan pada malam hari. Terutama, saat mencari makanan ataupun berenang dengan sengaja mengikuti arus.

Kehidupan rajungan pada lingkungan air laut, dan tidak dapat hidup pada kondisi tanpa air.

Rajungan ditemukan hampir di seluruh perairan Indonesia. Pada kondisi perairan substrat pasir, berlumpur dan di sekitar perairan dengan vegetasi lamun dan mangrove. Dari zona intertidal (pasang surut) hingga kedalaman lebih 50 meter.

Penyebaran rajungan terdapat di daerah Asia Pasifik. Sepanjang Indo Pasifik Barat dari Afrika timur, Laut Merah sampai Jepang, Filipina, negara-negara Asia Tenggara, terus ke Indonesia, Australia timur, Kepulauan Fiji, Tahiti dan Selandia Baru bagian utara.

Di Indonesia, Rajungan menyebar dari sebelah utara Pulau Sumatera sampai ujung timur Papua.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ditjen Perikanan TangkapKKPperikanan berkelanjutanRajungan
Bagikan11Tweet6KirimKirim
Previous Post

KKP dan Kemenhub Bantu Nelayan Miliki Dokumen Kapal

Next Post

Ahli Luar Negeri Didatangkan untuk Tangani Tumpahan Minyak di Pantai Utara Jawa

Postingan Terkait

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

5 November 2026
Pemanasan dan Mencairnya Es Pendorong Naiknya Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

5 November 2026

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Next Post

Ahli Luar Negeri Didatangkan untuk Tangani Tumpahan Minyak di Pantai Utara Jawa

Komentar tentang post

TERBARU

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Talim Mendarat di Zhanjiang

Siklon Tropis Bianca Menguat Menjadi Kategori 3 di Selatan Barat Daya Jawa Barat

Produk Kampung Cumi Teluk Tomini Dipamerkan di Belanda

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

13 Proses Ina-CBT, Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Sensor

Tujuan Ekspor Ikan Tuna Maluku ke Vietnam, Jepang dan Amerika

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.