Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mekarnya Bunga Sammo Penanda Akhir Ramadan dan Awal Syawal di Torosiaje Teluk Tomini

redaksi
27 Maret 2025
Kategori : Berita
0
Mekarnya Bunga Sammo Penanda Akhir Ramadan dan Awal Syawal di Torosiaje Teluk Tomini

Padang lamun dan bibit mangrove di perairan Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, kawasan Teluk Tomini. FOTO: KOLEKSI UMAR PASANDRE

Darilaut – Kementerian Agama akan menggelar sidang penetapan (isbat) awal Syawal 1446 H pada Sabtu 29 Maret 2025 atau 29 Ramadan.

Biasanya, sidang isbat seperti ini juga untuk menetapkan awal Ramadan dan awal Zulhijjah.

Bagi orang Torosiaje –suku Bajo— di kawasan Teluk Tomini yang berada di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, penanda awal Ramadan dan awal Syawal tidak menunggu pengumuman pemerintah maupun informasi lainnya.

Berkenaan dengan bulan kamariah awal Ramadan dan Syawal, orang Torosiaje memiliki kearifan lokal melalui keberadaan padang lamun (seagrass). 

Lamun dengan sebutan sammo di Torosiaje tumbuh di dasar laut dangkal. Ini satu-satunya tumbuhan berbunga yang dapat hidup di laut.

Ketika sammo mekar, buah lamun ini akan mengeluarkan bunga. Bunga sammo itulah sebagai penanda esoknya lebaran. Begitu pula awal puasa Ramadan, bunga sammo sebagai penanda.

Kemunculan ”bunganya pada jam tertentu, biasanya setengah enam atau jam enam sore,” kata tokoh masyarakat Torosiaje Umar Pasandre, Kamis (27/3).

Ketua Kelompok Studi Lingkungan (KSL) Paddakauang, Umar Pasandre, yang juga motivator dan pendamping dalam penanaman mangrove. FOTO: KOLEKSI UMAR PASANDRE

Keberadaan bunga sammo ini dihitung sesuai dengan peredaran bulan. Karena kemunculan bunga sammo tidak serentak.

“Awal bulan tidak banyak bunga yang muncul, nanti malam ketiga bunganya paling banyak yang mekar,” ujar Umar yang juga Ketua Kelompok Studi Lingkungan (KSL) Paddakauang.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: 1 syawalHilalKabupaten PohuwatoPadang Lamunteluk tominiTorosiajeUmar Pasandre
Bagikan27Tweet2KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Courtney Dapat Menguat di Barat Daya Jawa Barat

Next Post

Banjir di Kabupaten Berau Menewaskan Dua Orang

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Banjir di Kabupaten Berau Menewaskan Dua Orang

Banjir di Kabupaten Berau Menewaskan Dua Orang

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekowisata di Kawasan Konservasi

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

Stok Ikan Tuna Mata Besar di Samudra Hindia Membaik, Kuota Jepang Akan Naik

Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan di Kota Gorontalo Stabil

Sabuk Nusantara 56 Kandas, Kapal Navigasi Bantu Angkut Penumpang di Pulau Terluar Papua Barat

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.